Jumat, 25 Sep 2020 07:51 WIB

Geber Gas Mobil Sebelum Matikan Mesin Mobil, Biar Kenapa Sih?

Ridwan Arifin - detikOto
Nyeker sambil nyetir Masih suka injak pedal gas sebelum matikan mesin mobil? Foto: detikcom
Jakarta -

Kebiasaan menginjak pedal gas mobil dalam-dalam sebelum mematikan mesin mobil, masih dilakukan detikers? biasanya pemilik mobil melakukan hal ini agar daya aki yang tersimpan dalam mobil optimal. Namun, apakah benar demikian?

Koordinator Eksekutif Technical Service Astra Daihatsu Motor Anjar Rosadi mengatakan kebiasaan tersebut tidak memberikan manfaat berarti untuk mobil, dan tidak berlaku untuk mobil-mobil zaman sekarang.

"Tidak terlalu (memberikan manfaat) sih, sebaiknya biarkan kondisi mesin idle sebentar sebelum dimatikan," kata Anjar saat dihubungi detikcom beberapa waktu yang lalu.

Teknologi yang terus berkembang pada mobil-mobil sekarang mampu memfasilitasi dan menyimpan kebutuhan arus listrik pada mobil. Arus listrik yang disuplai untuk mengisi aki tidak seberapa banyak jika hanya menginjak gas beberapa detik, sebab kemampuan alternator selama mobil dijalankan sudah cukup untuk mengisi aki secara penuh.

"Memang kadang kalau kondisi aki udah mulai soak, dengan menggeber dapat membantu menambah charge ke battery sehingga kalau mau di-restart lagi gampang. Tapi kalau kemudian battery-nya memang udah soak, ya gak pengaruh juga," ungkap Anjar.

Anjar mengatakan kebiasaan menginjak gas secara mendadak kemudian mematikan mesin mobil saat putaran mesin masih tinggi tidak disarankan. Oleh karena itu sebaiknya tunggu hingga putaran mesin idle secara konstan beberapa saat, barulah mematikan mesin mobil.

"Biar panas atau beban mesin turun perlahan setelah digunakan," ungkap Anjar.

Jadi, detikers masih mau geber-geber mobil sebelum mematikan mesin?



Simak Video "Korsleting, MINI Cooper di Menteng Hangus Terbakar!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com