Sudah Tahu? Mobil yang Lama Terparkir Rawan Korsleting Listrik

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 30 Nov 2020 20:12 WIB
Jika mobil ditinggalkan selama 8 hari lebih usahakan untuk mencopot kabel aki (-) dari kutubnya. Untuk mencegah aki kehilangan daya.
Ilustrasi sistem kelistrikan Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta -

Bagi detikers yang kerap memarkir mobilnya terlalu lama dalam garasi, ada baiknya lebih berhati-hati. Soalnya memarkir mobil terlalu lama tanpa dipanasi bisa menyebabkan rawan korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan. Apa yang menjadi penyebabnya?

Chief Mechanic Maxxwire Indonesia, Leon menerangkan apa yang menjadi penyebab terjadi korsleting pada kendaraan.

"Dipastikan sering korsleting itu karena mobil yang terparkir lama, lalu kabel-kabel digigit tikus. Karena kabel standar pabrikan itu 20 tahun juga tidak akan hancur. Tapi, jika mobil sering dipakai liburan atau di daerah rumahnya ada binatang pasti sering putus (karena sering digit oleh hewan seperti tikus)," ujar Leon.

"Jadi, sekarang pabrikan itu fokus ke kualitas kabel, jadi sudah ada pelapisnya sebelum kabel. Kabel sistem kelistrikan saat ini agak tebal agar terhindar dari gigitan tikus, tapi kalau mobilnya sering dipakai malah jarang terbakar," Leon menambahkan.

Lalu bagaimana saat mobil tengah dicuci, apakah tidak menjadi penyebab korsleting pada kendaraan? "Tidak masalah sih, jika airnya bukan payau. Biasanya kan di tempat pencucian abis disiram langsung disemprot itu tidak masalah," kata Leon.

Diberitakan detikOto sebelumnya, jika detikers ingin membersihkan atau mencuci ruang mesin mobil juga diperbolehkan asalkan memperhatikan beberapa hal.

Cuci mobilCuci mobil Foto: shutterstock

Untuk membersihkan area mesin, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenali lebih dulu di mana bagian-bagian komponen elektrikal disimpan. Misalnya ECU, sekring-sekring, serta komponen lainnya yang berhubungan dengan elektrikal seperti sensor ABS.

Sebelum dibersihkan, tutupi semua komponen tersebut dengan plastik, atau minimal terlindung dari cipratan air. Kalau ada kabel yang tidak terbungkus, atau bungkusnya sudah terkelupas, segera bungkus kembali dengan isolasi. Ingat! Harus rapi ya detikers, supaya air tidak menyelinap ke dalam komponen yang dilindungi tersebut.

Jika sudah memastikan keamanan komponen kelistrikan tersebut, Anda bisa memulai proses pencucian dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Siapkan water spray, dan cuci mesin seperti biasa.

2. Setelah disabuni, semprot bagian mesin dengan cairan degreaser sambil disikat lembut. Anda bisa menggunakan sikat gigi bekas, atau engine brush.

3. Semprot kembali area tersebut dengan air untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran, sekaligus membersihkan bekas sabun yang masih menempel di sekitar mesin.

4. Setelah dipastikan bersih, semprot bagian-bagian yang dicuci tadi dengan kompresor angin. Hal ini dilakukan untuk membuang sisa-sisa air di sekitar mesin.

5. Untuk menghindari timbulnya kerak, sebaiknya mobil jangan langsung dipakai. Diamkan selama 2-3 jam untuk memastikan bagian mesin benar-benar kering.

6. Terakhir, nyalakan mesin dan hangatkan mobil.

Sambil menghangatkan mesin mobil, tidak ada salahnya Anda mengecek semua komponen yang berhubungan dengan sistem kelistrikan, termasuk lampu-lampu, klakson dan lainnya. Jika ada kerusakan, cek kembali bagian yang tadi dilindungi dan pastikan semuanya sudah kering maksimal.



Simak Video "Hyundai Siapkan Mobil Listrik Murni Pertama di Indonesia!"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)