Rabu, 14 Agu 2019 08:59 WIB

Bingung Mau Beli Mobil Matik atau Manual? Simak Ini Dulu!

Dina Rayanti - detikOto
Mobil transmisi matik. Foto: Toyota Astra Motor Mobil transmisi matik. Foto: Toyota Astra Motor
Jakarta - Ada dua transmisi mobil yang umum dikenal di dunia otomotif, yakni manual dan otomatis. Keduanya pun berbeda mulai dari cara merawatnya hingga pengoperasiannya. Baik transmisi manual maupun otomatis memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

detikers ada yang mau beli mobil tapi masih bingung memilih jenis transmisi yang tepat? Simak dulu nih kelebihan dan kekurangan mobil matik dan juga manual dikutip dari situs Rac, Rabu (14/8/2019).


Semakin ke sini mobil matik kian digemari. Salah satu alasannya karena mobil matik mudah untuk dikendarai. Hanya tinggal memindahkan tuas ke posisi 'D' alias 'Drive' mobil sudah bisa berjalan.

Apalagi bagi detikers yang sering berkendara melintas di jalanan macet, mobil matik cukup membantu. Mobil matik hanya memiliki dua pedal yakni rem dan gas. Sehingga jika melintas di jalanan macet maka tak perlu repot-repot menahan kopling. Mobil matik juga disebut Rac lebih nyaman untuk dikendarai. Pergantian gigi tak terasa berkat girboks otomatis yang terpasang. Ini tak terdapat pada mobil manual.

Itu tadi kelebihannya. Mobil matik juga punya kekurangan. Harga mobil matik lebih mahal dari manual. Kalau di Indonesia harga mobil matik dan manual berselisih Rp 10 juta lebih mahal dari varian manual. Jika Anda ingin membeli mobil matik, ada baiknya untuk menyiapkan kocek yang lebih banyak.


Bagi mereka yang hobi berkendara, mobil matik sering dicap membosankan karena tak memiliki tantangan. Mobil matik bisa dikendarai dengan cara ngegas-rem saja, beda halnya dengan mobil manual. Bagi mereka yang hobi berkendara tentu ini membosankan.

Beralih ke mobil manual. Mobil manual disebut lebih mudah untuk dikontrol. Jika pada mobil matik tuas dipindahkan ke posisi 'D' mobil akan berjalan dan mengatur gigi dengan sendirinya, berbeda dengan varian manual. Kita bisa menyesuaikan gigi berapa yang pas ketika melintas di suatu jalan.



Mobil manual juga diklaim memiliki kecepatan lebih dari transmisi otomatis. Girboks mobil manual sejatinya lebih baik dalam menyalurkan tenaga dari mesin ke roda sehingga bisa dipacu lebih cepat. Mobil manual juga lebih mudah dirawat dibandingkan matik. Alasannya mobil manual tak memiliki desain yang kompleks seperti matik. Biaya servis pun diklaim lebih murah kecuali terdapat permasalahan pada transmisi itu sendiri.

Gigi yang diatur sendiri membuat mobil manual dikatakan tidak seaman mobil matik. Pengendara harus memusatkan konsentrasinya ke jalan juga pergantian gigi berbeda dengan mobil matik. Tak perlu mengganti-ganti gigi, pengendara bisa lebih konstrasi ke jalan. Sehingga jika ada sesuatu di jalan bisa lebih cepat diantisipasi.

Melintas di kemacetan bisa membuat kaki pengendara mobil manual pegal. Si pengendara harus menahan kopling ketika lewat di kemacetan yang sering membuat kaki pegal.




Simak Video "Petualangan Terios 7 Wonders Menjelajah Surga Kolaka"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com