Senin, 04 Mar 2019 20:46 WIB

Ini Satu Cara Hindari Terbakarnya Mobil saat Dikendarai

Ridwan Arifin - detikOto
Mobil terbakar Foto: Mobil terbakar di flyover Summarecon, Bekasi (Isal Mawardi-detikcom) Mobil terbakar Foto: Mobil terbakar di flyover Summarecon, Bekasi (Isal Mawardi-detikcom)
Jakarta - Terbakarnya mobil saat dikendarai memang banyak pemicunya. Tapi Otolovers tahu tidak, salah satu pemicu yang bisa menyebabkan terbakarnya satu mobil saat dikendarai bisa disebabkan perilaku pengendaranya sendiri. Salah satunya kurang pemahan akan modifikasi yang dilakukan pemilik pada kendaraan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Riecky Patrayudha bahwa penggunaan produk aftermarket di luar kemampuan mobil bisa menjadi biang keladinya.



"Jangan dipaksakan memasang aksesori aftermarket, karena kita tidak pernah tahu apakah aftermarket itu comply tidak dengan electrical yang ada pada mobil kita," buka Riecky kepada detikOto melalui sambungan telepon, Senin (04/03/2019).

"Kalaupun mau pasang aksesori apalagi yang berkaitan dengan electrical sebaiknya dipasang melalui diler resmi kita," tambah Riecky.

Konsleting atau hubungan arus pendek pada kendaraan mobil menjadi salah satu penyebab paling besar menyumbang angka kebakaran pada mobil.



"Kebakaran mobil hampir 99 persen itu disebabkan konsleting kecuali kecelakaan, biasanya penambahan aksesoris, atau penambahan elektrikal lain yang tidak sesuai standar," ucap Riecky.

Ia mencontohkan setiap pemilik mobil harus memperhatikan daya listrik yang dibutuhkan pada aksesori. "Misalnya penggunaan headlamp standar 50, 55, 65 watt dikasih 100 watt itu kan tidak standar, ini kan bisa membebani kelistrikan lainnya," kata Riecky.

"Perawatan berkala melalui diler resmi kita apabila ada penambahan aksesori di luar standar itu kita informasikan kepada kostumer. Jadi kalau sampai ada kejadian apa-apa kita sudah tau memiliki recordnya," tegas Riecky. (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com