Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Jumat 12 Mei 2017, 10:25 WIB

Tambah Oli Bisa Bikin Jangka Waktu Ganti Oli Makin Lama?

Khairul Imam Ghozali - detikOto
Tambah Oli Bisa Bikin Jangka Waktu Ganti Oli Makin Lama? Ilustrasi ganti oli mobil (Foto: detikcom)
Jakarta - Otolovers ada yang berpikir jika sudah menambah oli maka jangka waktu untuk mengganti oli akan semakin panjang? Benarkah demikian?

Secara logika, B2C Lubricants Technical Manager PT Shell Indonesia, Shofwatuzzaki, mengatakan, hal tersebut memang benar adanya. Namun yang harus diingat adalah bahwa, pelumas mengandung beberapa zat kimia.

"Kalau liat fisik mesin (misalnya) langsung terlihat gerak. Kalau oli kan zat kimia di dalamnya ada apa enggak ketahuan," ujarnya kepada wartawan, di Kuningan, Jakarta.

Untuk itu, lebih lanjut Zaki mengatakan, sebagai tindak antisipasi, lebih baik mengganti pelumas jika memang sudah waktunya ganti, meski sudah melakukan penambahan pelumas.

"Daripada kita menduga-duga, ini udah nambah seliter jadi nambah jarak 1.000 kilometer misalnya, tapi kan ini enggak signifikan, jadi memang baiknya diganti," lanjutnya.

Selain itu, Zaki juga menjelaskan, untuk perawatan pelumas mesin pada dasarnya tidak ada cara atau perawatan khusus. Karena dari si pembuat mesinnya itu sendiri sudah menetapkan syarat-syarat, atau standar pelumas untuk mesin tersebut. Tinggal si pemilik atau si pengguna mengikuti ketentuan tersebut.

"Jadi spesifikasi oli dari pembuatan mesin, kemudian juga periode penggantian pelumasnya pun sudah disyaratkan oleh si pembuat mesin, ada yang 5.000 km, 10.000 km, jadi dua itu saja kalau kita bicara dari sisi perawatan dari sisi oli," pungkasnya. (khi/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +