Kamis, 14 Jun 2018 05:08 WIB

Sudah Salah Parkir, Wanita Memukul Petugas Dengan Kunci Setir Mobil

Ruly Kurniawan - detikOto
Foto screenshot insiden Foto: Facebook/Citycarpark Foto screenshot insiden Foto: Facebook/Citycarpark
Kepong - Tidak ada orang yang senang bila dihukum. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita menaati peraturan seperti parkir di tempat yang telah disediakan.

Jangan sampai seperti wanita asal Malaysia ini ya, Otolovers. Tidak terima ban mobilnya digembok karena parkir mobil sembarangan di tempat parkir motor, ia malah memukul petugas dengan kunci stir mobil.

Diberitakan Worldofbuzz, setelah sang wanita kembali ke mobil dua petugas Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL), Kepong, Malaysia ini datang menghampirinya.

Sontak si wanita tersebut tidak terima bahwa mobilnya dikunci paksa dan mendatangi pihak yang berwenang untuk bisa membukanya. Lalu ia beradu argumen kepada dua petugas itu.



"Tolong beri tahu DBKL untuk memasang tanda di sana yang menunjukkan tempat ini hanya untuk sepeda motor. Saya tidak bisa melihat garis khususnya tadi. Lagipula, ada banyak mobil yang diparkir di sini juga," dalihnya.

Seseorang petugas berbicara kepadanya dan mencoba menjelaskan situasinya sementara petugas lain merekam insiden itu untuk laporan. Si wanita itu bersikeras bahwa dia tidak melakukan kesalahan saat parkir ditempat di mana tidak ada garis khusus. Memang, garis untuk parkir sepeda motor tampak kecil dan rada samar bila dilihat dari kursi pengemudi.

Perdebatan makin sengit ketika petugas mengucapkan harga kisaran untuk biaya klaim pelanggaran itu. Geram, si wanita langsung menantang kedua petugas tersebut. Ia kemudian berbalik arah dan mengambil kunci setir berukuran besar.



"Apakah anda ingin kepala atau mobil ini retak (mobil petugas)," ucap wanita itu sambil mengacungkan benda keras tersebut.

Setelahnya, ia juga memukul petugas yang merekam kejadian tersebut sampai jatuh. Wanita itu lantas menantang petugas lainnya. Video berakhir dengan salah satu petugas DBKL meminta rekannya untuk membuat laporan polisi.

Wah, kalau memang salah jangan sampai seperti ini ya Otolovers. (ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed