ADVERTISEMENT
Rabu, 26 Agu 2015 11:31 WIB

Laporan dari GIIAS 2015

Suka Duka Jadi Model Cantik Toyota

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jakarta - Menjadi model di pabrikan besar seperti Toyota di acara pameran otomotif mungkin menjadi idaman beberapa wanita. Selain hadir di brand besar, bayarannya pun dinilai cukup memuaskan.

Salah satunya adalah Dyah Ayu Aristiya. Dia telah menjadi Toyota Pretty--sebutan gadis-gadis pemanis di samping mobil Toyota--sejak 2008 silam.

Wanita yang akrab disapa Tiya itu awalnya hanya coba-coba ikut pemilihan usher di Toyota. Sebab, dia ingin mencari uang sendiri ketika ia masih kuliah.

"Dulu itu awal-awal, aku mau nyobain. Dulu waktu kuliah biasa kan pengin nyari uang sendiri. Dan aku diajak sama temen. Kebetulan dari Toyota lagi open untuk event seperti ini," kata Tiya kepada detikOto di booth Toyota di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015, di ICE, BSD, Tangerang.

Sejak 2008, gadis yang tinggal di daerah Jakarta Utara itu terus menjadi 'gadis pemanis' di acara-acara Toyota. Namun, khusus di GIIAS ini, Tiya menjadi gadis yang mengemudi mobil listrik mungil, Toyota i-Road, tidak hanya menjadi gadis yang berdiri di samping mobil.

Karena profesinya di bidang otomotif itu, Tiya kini menikmati pekerjaannya. Sebelumnya belum mengenal bidang otomotif, kini dia bisa membedakan mana mobil terbaik di antara yang paling baik.

"Asyik bisa dapat uang sendiri dan tahu tentang mobil, meski tidak terlalu sampai teknis banget sih," ujarnya.

Wanita yang berulang tahun tiap tanggal 2 Agustus itu kini jadi bisa memilih mobil dengan jeli ketika ingin membeli mobil. Sebab, selama menjadi usher, dia dituntut untuk mengetahui seluk-beluk mobil disampingnya untuk dijelaskan kepada pengunjung.

"Sebelum tampil semua Toyota Pretty kan dikasih knowledge. Jadi di Toyota Pretty tidak hanya tampil cantik atau seksi aja, tapi juga bagaimana tentang brain-nya," sebutnya.

Kini, selama menjadi usher, Tiya sudah merasa puas bekerja di Toyota. Sebab, dia bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda.

"Toyota itu kan kita tahu, kalau dia brandnya oke berarti orang yang kerja di situ oke juga. Dan memang aku dihargain di sini. Mereka (orang-orang Toyota) ramah. Imagenya kan kalau kamu udah kerja di Toyota udah 'wah' gitu, pokoknya keren aja," katanya.

Karena kesetiaannya dan kinerjanya di Toyota, Tiya sampai 7 tahun masih bertahan di Toyota. Sebab, Toyota selalu mengevaluasi kinerja para Toyota Pretty setelah acara.

"Alhamdulillah ikut dari 2008. Terus setelah acara auto show setelah 10 hari biasanya ada evaluasi dari tim Toyota. Mereka akan nilai kira-kira siapa aja yang dikontrak. Jadi kalau di Toyota itu setelah auto show ada kontraknya. Jadi kalau menurut Toyota Pretty itu bisa menampilkan yang terbaik, terus compatible, terus bagaimana menyapa customer baik, bisa diperpanjang," sebutnya.

Keuntungan setelah kontraknya diperpanjang pun banyak. Salah satunya adalah selalu mengisi acara di event yang diadakan Toyota di luar acara pameran seperti GIIAS.

"Karena Toyota kan event-nya tidak hanya auto show aja. Biasanya kan ada gathering, press conference, launching produk baru," sebutnya.

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com