Selasa, 03 Mar 2015 18:34 WIB

Setelah Tamat Kuliah, Wanita Cantik Ini Ingin Terjun ke Dunia Balap

- detikOto
Ontario - Bagi Dani Gulliver, dunia balap bukan hanya dominasi kaum Adam semata. Mahasiswi Ilmu Komputer sebuah universitas di Ontario, Kanada, itu mengaku dunia balap adalah cinta pertama dan terakhirnya, dan ia ingin bekerja di dunia balap setelah menamatkan kuliahnya.

Seperti dilansir BBC, Selasa (3/3/2015) dunia balap bagi gadis berusia 21 tahun bukanlah hal yang baru. Sejak usia anak-anak dia telah mengenalnya. Persentuhan pertama terhadap dunia yang diidentikan dengan kaum lekaki itu, terjadi saat dirinya berusia balita.

Saat itu, ayahnya kerap mengambil mobil mainan milik kakak laki-laki Gulliver dan diberikan kepadanya. Namun, sang ayah tak bermaksud agar Gulliver menyukai dunia balap, tapi agar dia mendapatkan mainan.

Tak dinyana, kegemarannya terhadap mobil-mobilan begitu melekat kuat. Terlebih sang ayah dan kakak laki-lakinya hampir saban akhir pekan menonton acara balapan yang diyangkan televisi. Dan balap F1 atau NASCAR adalah diantara acara balap favorit mereka.

Walhasil, Gulliver pun hafal nama-bama pebalap. Bahkan saat bersekolah di Taman Kanak-kanak dia telah mengidolakan pebalap F1 Michael Schumacher. “Aku ingat sekali, pebalap favoritku adalah, Michael Schumacher. Nama yang keren, dan aku telah memberitahu hal itu kepada teman-temanku di bus TK,” ucapnya.

Namun, sayang sekali, teman-temannya tak ada yang paham siapa pebalap yang saat itu sudah mengantongi prestasi juara F1 tujuh kali itu. Tapi itu tak jadi soal, dia tak merasa kecewa. Terbukti kegandrungannya kepada dunia balap semakin menjadi.

Cintanya kepada dunia balap semakin kuat, saat keluarganya terutama sang ayah kerap mengajaknya menonton acara balapan. Bahkan suatu ketika sang ayah dan kakaknya mengajak Gulliver menonton acara balap secara langsung ke Inggris.

Gulliver tak sekadar menjadi penonton saja. Terbukti, ketika duduk di bangku SMA dia bergabung dengan klub balap, yang anggotanya mengemudi mobil tua. Acara favorit yang dilakoni klub itu adalah drag-race.

Kehadiran dan keterlibatan Gulliver di klub balap itu, tak pelak menarik perhatian teman-teman sekolahnya. Mereka tak hanya kagum tetapi juga mulai melihat kegiatan itu secara positif.Apalagi dia bisa membuktikan bahwa dunia balap bukanlah dunia laki-laki saja.

Kini dia berharap, suatu saat nanti di paddock, di trek, atau di tribun dsaat acara balap tak melulu dipenuhi oleh para lelaki tetapi juga perempuan. Dia juga berharap iklan saat acara balap tak hanya dari produk khusus para pria saja.

"Sebagian besar pebalap adalah laki-laki, sebagian besar kru pit adalah laki-laki, iklan berupa untuk jam tangan pria, celana jeans pria, sabun dan perawatantubuh pria. Mereka memberikan deodoran pria di balapan, "kata perempuan yang memfavoritkan mobil Aston Martin DB5 ini.

Kini, dia tak sabar untuk terjun ke dunia balap, walau bukan sebagai pebalap. Memang, bidang studi yang dipelajari tak ada kaitan sama sekali dengan dunia balap, namun dengan ilmu komputer dan kegemarannya kepada teknologi, dia ingin masuk ke manajemen balap. Dia ingin masuk klub seperti yang dia impikan selama ini.

(arf/ady)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
dMentor
×
Ide Bisnis Snack Ala Filsa Budi Ambia
Ide Bisnis Snack Ala Filsa Budi Ambia Selengkapnya