ADVERTISEMENT
Minggu, 24 Agu 2014 09:41 WIB

Laporan dari Jepang

Jujiro Matsuda, Anak Nelayan Perintis Mobil Mazda

- detikOto
Hiroshima - Setelah mengenal arti nama Mazda yang ternyata diambil dari nama Dewa Zoroaster, Ahura Mazda, kini saatnya kita mengenal nama pendiri Mazda. Pendiri Mazda ternyata aslinya adalah seorang anak nelayan miskin.

Nama pendiri Mazda itu adalah Jujiro Matsuda. Meski dia merupakan salah seorang anak nelayan, namun Jujiro Matsuda adalah seorang pandai besi yang handal.

Setahun setelah Mazda berdiri, tepatnya tahun 1921, Jujiro Matsuda mulai mengambil alih perusahaan Mazda.

googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/oto/parallax_detail', 'div-gpt-ad-1558277787290-0').addService(googletag.pubads());
Mazda yang tadinya sebuah perusahaan pembuat tutup botol atau gabus, Toyo Cork Kogyo, di tangan Jujiro Matsuda diubah menjadi perusahaan yang memproduksi pembuatan perkakas, nama perusahaan pun berubah menjadi Toyo Kogyo saja. 10 Tahun kemudian, Matsuda berhasil memproduksi kendaraan pertama Mazda yakni Mazda-Go.

Saat Perang Dunia II berkecamuk, wilayah Hiroshima, markas Mazda, merupakan salah satu basis produksi senjata pemerintah Jepang. Sampai-sampai semua rakyat di sana diminta untuk menyerahkan besi-besi untuk membuat senjata dengan iming-iming imbalan khusus jika Jepang menang perang nanti.

"Dimana-mana ada pabrik senjata saat itu," ujar Staff Manager Corporate Communications Division Mazda Motor Corp Shinichiro Uetsuki kepada wartawan dari Indonesia termasuk detikOto, dan beberapa negara Asia lainnya di Ibihiro, Hokkaido, Jepang.

Hingga akhirnya pemerintah Amerika memutuskan mengebom Hiroshima untuk membuat Jepang takluk. Kota Hiroshima hancur lebur pada 6 Agustus 1945. 140.000 orang tewas termasuk keluarga Jujiro Matsuda.

"Saat itu tepat ulang tahun 70 tahun Jujiro Matsuda, dan Jujiro saat itu bisa selamat, tetapi anak dan banyak karyawannya tidak selamat. Mimpinya menguap oleh bom atom," jelasnya.

Setelah Perang Dunia II, Toyo Kogyo membantu pemulihan kota Hiroshima dan memberikan masyarakatnya pekerjaan di pabrik hingga akhirnya mereka memproduksi dan mengekspor truk 3 roda dan kemudian memproduksi truk ringan beroda empat, Romper pada 1958.

"Jujiro datang dari keluarga tidak mampu namun dia bangkit dan memenuhi mimpi. Mazda pun menjadi simbol dari pemulihan Hiroshima," ujarnya.

Selepas peninggalan Matsuda pada 27 Maret 1952, Toyo Kogyo terus berevolusi sampai akhirnya perusahaan mengubah namanya menjadi Mazda. Selain merupakan nama dewa, Mazda juga merupakan nama turunan dari Matsuda. Pada tahun 1984, Toyo Kogyo resmi beralih nama menjadi Mazda.

(ddn/ikh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com