PAMOR
Logo PAMOR

Senin 04 Desember 2017, 14:45

Honda Win 100 Terjangkit Virus Trail Tua

  • Honda Win 100 Terjangkit Virus Trail Tua
    // Motor
  • Honda Win 100 Terjangkit Virus Trail Tua
    // Motor
  • Honda Win 100 Terjangkit Virus Trail Tua
    // Motor
Kalo dengar orang bicara Honda Win 100 pasti langsung kebayang motor ramping meruncing, semi trail, motor inventaris, motor irit dan bandel, atau juga motor Si Doel Anak Sekolahan. Tapi akan lain kalo kita sudah liat Honda Win 100 milik Rival Oktora, tampilannya bakal patahkan image honda Win di mata orang-orang biasanya.

Rival menjelaskan tampilan Honda Win akan mengingatkan kita pada motor inventaris pendahulunya di Indonesia pada 1977 yaitu Honda XL125, yang notabene juga motor dual purpose. "Awalnya kepengen Honda XL125 gara-gara kepoin grup XL125 di facebook, tapi dirumah adanya Honda Win100. Berhubung sayang kalo tidak dimanfaatin, ya sudah bikin dari Honda Win100 aja biar beda sekalian" Kata Rival.

Lihat: Parade Modifikasi Mobil dan Motor

Berbagai perubahan dilakukan Rival untuk bisa menjadikan Honda Win miliknya ini tampil berbeda dengan yang lain, dan pastinya gahar untuk dilihat. Untuk sektor kaki-kaki, Rival memilih untuk menggunakan pelek ring 19-2.75 depan dan 17-300 belakang. Pemilihan ini bukan tanpa sengaja, karena dirinya ingin keluar dari patokan trail 19-16/21-18, demi menemukan estetika dan kenyamanan buat harian.

"Shock depan pakai tele RX-king yang udah terbukti banyak dipakai juga buat grasstrack, untuk shock belakang pakai kolaborasi shock aftermarket dan per Honda GL. Sedangkan arm pakai bawaannya udah cukup klasik. Untuk mesin cuma di tune up main dibagian head biar powernya ga malu sama tampilannya," ujar Rival sambil tertawa.

Rival juga menambahkan di bagian tampilan luar tangki menggunakan milik Honda XL125 repro lokal home industri Jawa Timur yang kualitasnya oke. Pada stang punya Suzuki TS125 limbah TS125, sedangkan untuk jok, knalpot, dan lain-lain di custom sendiri.

"Ini agar sesuai dengan rangka yang cuma dirubah di bagian belakang, dan penambahan footstep belakang gantung agar tetap nyaman dipakai boncengan," katanya.

Perubahan terlihat terlihat pada lampu depan menggunakan lampu bulat jute klasik aftermarket, lampu belakang model BSA, dan sein acipi yang tambah bikin kental klasiknya "Semua pengerjaan saya lakukan di bengkel Rejeki Jaya Motor, yang beralamat di Desa Wanadadi, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah,"

Nah buat Otolovers yang memiliki motor dan mobil modifikasi serta ingin mejeng di detikOto, langsung saja kirim gambar mobil/motor Anda, sertakan komponen-komponen apa saja yang diubah.

Klik di sini untuk mengirim foto mobil atau motor Anda. Usahakan foto dalam format landscape (hindari portrait) dengan rasio 16:9 agar foto bisa disajikan dengan utuh.
Copyright @ 2017 detikcom. All Right Reserved