ADVERTISEMENT
Senin, 31 Agu 2015 19:01 WIB

Asyiknya Diajak Ngebut oleh Pebalap Ferrari di Sepang

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sepang - Sabtu sore, Sirkuit International Sepang, Malaysia masih terasa sangat panas. Matahari sore sekira pukul 18.00 waktu setempat masih belum tenggelam. Sore itu, Race 1 Ferrari Challenge yang dihelat di Sepang telah usai.

Sirkuit Sepang pukul 18.00 waktu setempat sudah tidak digunakan lagi. Untuk itu, pihak Ferrari menawarkan sesi Hot Laps kepada awak media otomotif dari Indonesia, termasuk detikOto.

Awalnya, detikOto merasa enggan mengikuti sesi Hot Laps itu setelah seharian penuh fisik terkuras karena panasnya cuaca di Sirkuit Sepang. Tapi, kesempatan tidak datang dua kali. Toh, kesempatan langka ini sulit didapat di manapun.

detikOto pun langsung mengiyakan ketika pihak Ferrari menawarkan kesempatan ini. Kemudian, detikOto bersama awak media lainnya langsung menuju area paddock untuk melakukan persiapan.

Ada tiga unit Ferrari 458 Challenge yang disediakan dalam sesi Hot Laps ini. Kami diberi kesempatan untuk duduk di bangku penumpang. Pengemudinya tak tanggung-tanggung, tiga pebalap profesional dari Ferrari bertugas membawa awak media memutari Sirkuit Sepang dengan kecepatan maksimal layaknya sebuah balapan.

Kami pun harus bergantian karena mobil yang tersedia hanya 3 unit. Setelah kloter pertama menyelesaikan Hot Laps, detikOto mendapat giliran menjadi penumpang di mobil Ferrari 458 Challenge dengan serangkaian ubahan untuk meningkatkan aerodinamis.

Helm pun terpasang. Kemudian detikOto memasuki ruang kabin Ferrari 458 Challenge.



Kesan pertama memasuki ruang kabin mobil balap Ferrari 458 Challenge, detikOto cukup dibuat kagum. Namun, rasanya cukup panas di dalam kabin karena mesin yang menderu berada tepat di belakang kabin.

Andrea Piccini, pebalap profesional Ferrari asal Italia siap mengocok perut detikOto. Sabuk pengaman pun terikat kencang agar badan tak terlempar ketika mobil bermanuver.

"Sudah siap?" tanya Piccini setelah mobil meninggalkan area paddock.

detikOto pun menjawab tegas, "Ya, saya siap!" Tanpa ba-bi-bu, setelah keluar area paddock, Piccini langsung menginjak pedal gas dalam-dalam. Badan detikOto serasa langsung terlempar ke balakang.

Tikungan pertama dan kedua, kecepatan mobil memang belum maksimal. Sebab, mobil baru saja keluar dari area paddock.

Namun selepas dua tikungan pertama, Piccini langsung ngegas. Dia melakukan pengereman dengan jarak yang cukup dekat dengan tikungan. Alhasil, engine brake disertai pengereman keras harus dilakukan agar mobil tak terpental ke luar lintasan.

Saat pengereman, badan detikOto langsung terhentak ke depan. Ketika tikungan pun badan detikOto serasa terpental ke kiri kanan. Maklum, mobil yang ditumpangi detikOto berbelok dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Begitu seterusnya sampai di tikungan terakhir. Setelah melewati tikungan terakhir, Piccini kembali menginjak pedal gas dalam-dalam. Kecepatan tertinggi pun didapat saat mobil melewati lintasan lurus.

detikOto sempat melirik angka di speedometer menunjukkan angka 220 km/jam. Namun, karena harus bersiap melewati tikungan, detikOto tak bisa melihat speedometer lebih jelas lagi.

Tikungan pertama ke kanan kembali dilewati. Badan detikOto langsung terlempar ke kiri. Begitu juga dengan tikungan kedua ke arah kiri, badan detikOto kembali terlempar ke arah kanan.

Saat itu, keadaan di dalam kabin semakin panas. Kinerja mesin di belakang kabin menyumbang hawa panas, ditambah lagi dengan sinar matahari sore yang juga masih terasa panas. Bau uap pembakaran mesin pun tercium dari dalam kabin.

Piccini terus memacu mobil dengan kecepatan tinggi. Beberapa tikungan pun dilibasnya. Pengereman menjelang tikungan, throttle yang diinjak dalam setelah melewati tikungan terus dilakkukan Piccini sampai tikungan terakhir sebelum masuk area paddock.

Sayangnya, kesempatan yang diberikan hanya satu putaran saja. Rasanya masih kurang puas. Tapi, paling tidak pengalaman ini cukup menarik. Bagaimana tidak, detikOto disopiri oleh pebalap profesional Ferrari di Sirkuit Internasional Sepang.



(rgr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com