Terungkap Alasan Diggia 'Tega' Tinggalkan Tim Balap Valentino Rossi

Terungkap Alasan Diggia 'Tega' Tinggalkan Tim Balap Valentino Rossi

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 10 Jul 2026 17:39 WIB
Terungkap Alasan Diggia Tega Tinggalkan Tim Balap Valentino Rossi
Fabio Di Giannantonio. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari
Jakarta -

Fabio Di Giannantonio (Diggia) 'tega' meninggalkan tim balap Valentino Rossi (VR46 Racing Team) di akhir musim 2026. Padahal VR46 Racing Team bisa dianggap penyelamat karier Diggia di MotoGP. Apa alasan Diggia?

Diggia resmi menandatangani kontrak dengan tim pabrikan Red Bull KTM Factory Racing mulai musim depan. Ini jadi tantangan baru bagi Diggia karena sebelumnya dia hanya berkutat sebagai pebalap buat tim satelit Ducati seperti Gresini Racing dan VR46 Racing Team.

Tarik garis ke belakang, karier Diggia di MotoGP sebenarnya hampir habis. Jadi di akhir musim 2023 lalu, perjalanan Diggia di MotoGP hampir habis usai timnya, Gresini Racing, merekrut Marc Marquez dari Repsol Honda untuk menggantikan dirinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu tidak ada tanda-tanda tim lain mau menampung Diggia. Tapi kemudian Diggia menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tampil impresif pada penghujung musim, termasuk kemenangan MotoGP pertamanya di Qatar.

Diggia pun dilirik dan dipinang oleh VR46 Racing Team yang saat itu baru kehilangan Luca Marini karena direkrut Repsol Honda. Diggia jadi pebalap pertama non-akademi yang dipercaya memperkuat tim MotoGP Valentino Rossi.

ADVERTISEMENT

Sejak saat itu performanya terus meningkat. Hingga kini Diggia menempati posisi ketiga klasemen sementara MotoGP 2026 dan cuma tertinggal 16 poin dari pemimpin puncak klasemen sementara, Jorge Martin. Diggia pun menjadi rider Ducati dengan posisi terbaik di klasemen sejauh ini.

Setelah akhirnya bergabung dengan KTM bersama Alex Marquez, Diggia pun menjelaskan keputusannya meninggalkan Ducati, meski dia ingin dipertahankan oleh pihak Ducati dan VR46 Racing Team.

"Tentu saja, saya selalu cukup menghargai Ducati," buka Diggia kepada laman resmi MotoGP. "Tapi (di KTM) saya akan menjadi pebalap utama bersama rekan satu tim saya. Jadi untuk pengembangan motor ini, saya akan menjadi pemimpin pengembangannya. Tujuan kita bersama adalah membangun motor yang sesuai karakteristik saya," terang Diggia.

Dengan tawaran paket tersebut, Diggia merasa itu adalah pilihan terbaik buat masa depannya. "Tentu saja, ini akan menjadi langkah maju dalam karier profesional saya. Jadi, sudah pasti ini adalah pilihan terbaik bagi saya," tambah rider Italia tersebut.

Sebelumnya akun media sosial VR46 merilis sebuah video setelah pengumuman Diggia oleh KTM. Dalam video tersebut Diggia menunjukkan momen emosional saat memberi tahu tim tentang pilihan kariernya.

"Saya sangat bangga dengan pilihan ini," bilang Diggia tentang pilihan bergabung dengan KTM.

"Saya akan menjadi wajah sebuah perusahaan, sebuah factory, memimpin sekelompok besar orang yang berupaya mencapai tujuan utama, yaitu memenangkan kejuaraan. Ini akan menjadi gol besar, tetapi juga momen kebanggaan yang besar," kata dia.

"Jadi saya sangat senang, sangat bangga dengan pilihan saya. Itu tidak mudah, terutama secara pribadi, dengan kelompok orang-orang hebat yang selalu mendukung saya di tim VR46."

"Jadi ini tidak mudah, tetapi terkadang Anda perlu memutuskan masa depan Anda, dan saya pikir ini adalah pilihan terbaik untuk karier profesional saya," tukasnya.



(lua/dry)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads