Bukan Kejar Rekor Valentino Rossi dan Giacomo Agostini, Ini Ambisi Terbesar Marquez

Bukan Kejar Rekor Valentino Rossi dan Giacomo Agostini, Ini Ambisi Terbesar Marquez

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 06 Jul 2026 13:44 WIB
Marc Marquez
Marc Marquez. Foto: Dok. Ducati
Jakarta -

Marc Marquez berpeluang mengukir sejarah baru di MotoGP setelah resmi menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun bersama Ducati. Kontrak tersebut membuka kesempatan bagi pebalap asal Spanyol itu untuk mengejar sejumlah rekor legendaris milik Giacomo Agostini dan Valentino Rossi. Tapi ternyata bukan itu ambisi Marquez.

Secara statistik, Marquez hanya membutuhkan satu gelar dunia lagi untuk menyamai koleksi delapan gelar kelas utama milik Giacomo Agostini. Selain itu, ia juga tinggal berjarak 14 kemenangan lagi untuk menyamai rekor 89 kemenangan MotoGP yang masih dipegang Valentino Rossi.

Meski peluang mencetak sejarah terbuka lebar, Marquez mengaku tak menjadikan rekor sebagai target utama di sisa kariernya. Marquez hanya mau bersenang-senang di akhir karier balapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ambisi terbesar saya adalah menikmati gairah saya di tahun-tahun terakhir karier saya," kata pebalap berusia 33 tahun itu seperti dilansir dari laman Crash.

ADVERTISEMENT

Menurut Marquez, banyak atlet yang justru menutup karier dengan perasaan kurang menyenangkan karena harus menghadapi cedera, tekanan, hingga hasil balapan yang tidak sesuai harapan.

"Terkadang atlet mengakhiri karier mereka dengan membenci olahraga atau gairah mereka. Karena biasanya, di tahun-tahun terakhir, Anda bisa menderita cedera, tekanan, dan hasil yang buruk," sambung pebalap berjuluk The Baby Alien.

"Yang ingin saya lakukan hanyalah mencoba menikmati tahun-tahun terakhir karier saya, dan ini akan menjadi target utama," tegasnya.

Meski sudah mengikat kontrak baru, Marquez belum bisa memastikan apakah kesepakatan tersebut akan menjadi kontrak terakhirnya di MotoGP.

"Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi kontrak terakhir saya atau tidak, tetapi saya ingin mengingat tahun-tahun terakhir karier saya dengan cara yang baik," katanya.

"Tapi jelas, saya selalu suka bersaing dan berusaha hingga 100 persen. Kita akan punya waktu buat memikirkan target (kinerja) pada musim dingin mendatang," bilangnya.

Secara matematis, Marquez memang belum bisa menyamai rekor kemenangan Valentino Rossi pada musim ini. Namun, peluangnya untuk menyamai delapan gelar kelas utama milik Giacomo Agostini masih sangat terbuka.

Marquez kini kembali bersaing di papan atas klasemen setelah sempat mengalami awal musim yang tidak mudah. Ia sebelumnya harus menjalani operasi bahu lanjutan setelah MotoGP Prancis di Le Mans.

Kini, menjelang MotoGP Jerman akhir pekan depan, Marquez hanya terpaut 42 poin dari pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin. Dengan masih tersisa sejumlah seri hingga akhir musim, peluang Marquez untuk kembali merebut gelar juara dunia tetap terbuka.



(lua/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads