Marquez Dituding Hoki, Bisa Juara MotoGP 2025 Gegara Martin Cedera

Marquez Dituding Hoki, Bisa Juara MotoGP 2025 Gegara Martin Cedera

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Rabu, 03 Jun 2026 12:08 WIB
MotoGP - Grand Prix of Netherlands -TT Circuit Assen, Assen, Netherlands - June 29, 2025 Ducati Lenovo Teams Marc Marquez celebrates on the podium after winning the Grand Prix of Netherlands REUTERS/Yves Herman
Marc Marquez. Foto: REUTERS/Yves Herman
Jakarta -

Pengamat senior MotoGP, Carlo Pernat menganggap, Marc Marquez mampu meraih gelar juara musim lalu lantaran tak punya rival sepadan. Sebab, menurutnya, Jorge Martin yang seharusnya menjadi penantang utama justru mengalami cedera dan harus absen sepanjang musim.

Situasi tersebut, kata Pernat, sangat menguntungkan Marquez. Menurut dia, The Baby Alien seperti membalap sendirian alias tanpa pesaing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin, musim 2025 menjadi keberuntungan untuk Marc karena bisa membalap tanpa keberadaan Martin di lintasan. Dia ketika itu bertarung sendirian," ujar Pernat, dikutip dari Motosan, Rabu (3/5).

Marc Marquez di MotoGP Italia 2026Marc Marquez di MotoGP Italia 2026 Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

Pernat menganggap, Aprilia merupakan pesaing utama Ducati di MotoGP. Bahkan, musim ini mereka membuktikan jauh lebih baik. Jorge Martin dan Marco Bezzecchi menjadi tumpuan tim Noale dalam meraih gelar juara.

ADVERTISEMENT

"Saya pikir Aprilia saat ini menjadi tolok ukur (tim lain). Menjadi tolok ukur usai apa yang telah dilakukan Ducati di masa lalu sangatlah sulit. Mereka telah mencapainya. Mereka sudah melalui sepertiga jalan, namun dua pebalap seperti Bezzecchi dan MartΓ­n saat ini lebih unggul dibandingkan yang lain," ungkapnya.

Menurut Pernat, dengan kondisi sekarang, Marquez hampir mustahil mempertahankan gelar juara. Bahkan, pebalap asal Spanyol itu mengaku, tubuhnya sudah tak memungkinkan lagi meraih impian tersebut.

"Ducati telah menerima pukulan besar. Yang paling terpukul adalah MΓ‘rquez, tetapi bukan karena MΓ‘rquez sendiri: melainkan karena apa yang sedang dan telah terjadi," tuturnya.

"Dengan cedera bahunya, dia tak bisa menjadi MΓ‘rquez seperti dulu, dan dia sendiri telah mengatakannya. Itulah hal paling mengkhawatirkan. Dia berkata: 'Saya tidak tahu apakah saya bisa menjadi MΓ‘rquez seperti dulu.' Itu kata-katanya sendiri. Kata-kata keras dan sulit, namun juga tulus seperti dirinya selama ini," kata dia menambahkan.




(sfn/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads