Veda Ega Pratama, rider muda Indonesia, mengaku klop dengan Sirkuit Barcelona-Catalunya. Bukan tanpa alasan, ia memang sudah memiliki pengalaman berharga di sirkuit tersebut
Veda akan turun melakoni laga Moto3 Catalunya. Rangkaian Moto3 sudah dimulai sejak Jumat (15/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Barcelona adalah trek yang saya sukai dan di mana banyak pebalap sudah sangat cepat sejak awal, jadi penting untuk bekerja dengan baik mulai hari Jumat dan membangun akhir pekan selangkah demi selangkah," ucap Veda Ega dikutip dari CNN Indonesia.
Veda Ega pernah menjajal trek ini pada ajang FIM JuniorGP World Championship tahun lalu. Pada balapan pertama di FIM JuniorGP World Championship Catalunya, Veda Ega finis keenam. Sementara balapan kedua, pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu finis kedelapan.
Di sisi lain, Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama mengungkap sejumlah tantangan. Karakteristik lintasan lurus yang panjang, tikungan cepat, serta beberapa chicane teknis akan selalu menciptakan balapan yang menarik dengan banyak peluang untuk menyalip.
Baca juga: Veda Ega Finis Keempat di Moto3 Prancis 2026 |
"Sekarang kita menuju Grand Prix Catalunya, sirkuit yang sangat istimewa dan salah satu trek terbesar di kalender. Awalnya ini adalah sirkuit Formula Satu, jadi bagi sepeda motor terasa sangat lebar dan cepat, dengan lintasan lurus yang panjang, tikungan cepat, dan beberapa chicane teknis yang selalu menciptakan balapan yang menarik dan banyak peluang untuk menyalip," ucap Aoyama.
"Secara teknis, ini bukan trek yang mudah karena kondisi dapat berubah banyak selama akhir pekan. Tingkat cengkeraman selalu berubah dan angin dapat menjadi faktor penting di sini, sehingga para pembalap perlu beradaptasi terus-menerus," ujar Aoyama menambahkan.











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus