Soal Insiden Ban Pecah, Marquez Tak Mau Salahkan Sirkuit dan Michelin

Soal Insiden Ban Pecah, Marquez Tak Mau Salahkan Sirkuit dan Michelin

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 03 Mar 2026 12:55 WIB
Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026
Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026. Foto: Dok. Ducati
Jakarta -

Insiden ban pecah yang dialami Marc Marquez pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand menjadi salah satu momen paling dramatis di balapan tersebut. Meski bikin Marquez gagal finis, Marquez memilih untuk tidak menyalahkan pihak mana pun.

Peristiwa itu terjadi saat balapan memasuki lap ke-21 di Chang International Circuit, Buriram. Ketika melaju kencang dan masih berada di barisan depan, ban belakang motor Marquez tiba-tiba mengalami kerusakan setelah melintasi kerb di tikungan 4.

Kerusakan tersebut membuat ban kehilangan tekanan secara mendadak. Bahkan, velg roda belakang juga ikut mengalami kerusakan cukup parah. Beruntung, Marquez masih mampu mengendalikan motornya dan keluar dari lintasan tanpa mengalami kecelakaan serius.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KUALA LUMPUR, MALAYSIA - FEBRUARY 06: Marc Marquez of Spain and Ducati Lenovo Team smiles at the 6th floor of the Permata Sapura Tower during MotoGP season launch on February 06, 2026 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Mirco Lazzari/Getty Images)Marc Marquez Foto: Getty Images/Mirco Lazzari

Pebalap asal Spanyol itu menegaskan insiden tersebut bukan kesalahan pemasok ban maupun karakter sirkuit itu. "Saya tidak ingin membuang waktu," terang Marquez dikutip dari Crash. "Saya hanya ingin memikirkan balapan selanjutnya. Ini bukan masalah Michelin, dan ini bukan masalah treknya," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Marquez menilai, insiden seperti itu normal di dunia balap motor, apalagi balap MotoGP yang mempunyai intensitas tinggi. Marquez malah bersyukur kejadian kecelakaan tersebut tak memberikan dampak yang parah buat dirinya.

"Hal seperti itu memang bisa terjadi. Memang sangat aneh, karena bahkan velg-nya pun rusak parah. Tapi, saya merasa sangat beruntung karena itu bukan highside yang parah," tambah rider asal Spanyol itu.

Sebelum insiden terjadi, Marquez sebenarnya masih memiliki peluang untuk meraih podium. Ia menjalani start cukup hati-hati karena kondisi bahunya belum sepenuhnya pulih.

Marquez memulai grand prix dengan lambat, tetapi mengatakan bahwa ini terkait dengan pengelolaan kondisi fisik bahunya, yang masih belum 100%, dan yakin bahwa levelnya masih cukup untuk tetap kompetitif.

"Saya tahu ini akan menjadi balapan panjang bagi ban, bagi kondisi fisik saya, dan saya berkata, 'Oke, saya ingin tetap tenang, tidak masalah jika mereka menyalip saya'. Lalu, ketika tersisa 10 lap, saat itulah saya mulai menyerang. Saya semakin dekat dengan podium di setiap lap, mengejar Raul (Fernandez) dan Pedro (Acosta)," bilangnya.

"Tapi oke, hari ini kami mencetak nol poin, tetapi yang terpenting adalah level permainan kami sudah bagus," tukas dia.




(lua/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads