Pensiun dari MotoGP, Casey Stoner Masih Penasaran Cobain Yamaha YZR-M1

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 10 Des 2021 15:05 WIB
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 12:  Casey Stoner of Australia and Ducati Team  looks on in box during the MotoGp of Austria - Free Practice at Red Bull Ring on August 12, 2016 in Spielberg, Austria.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Casey Stoner masih penasaran dengan motor Yamaha YZR-M1. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Casey Stoner sudah pensiun dari dunia MotoGP sejak 2012 lalu. Namun hal itu masih tidak menghilangkan rasa penasarannya terhadap Yamaha YZR-M1. Pebalap asal Australia itu sangat ingin menjadi rider Yamaha di masa lalu.

Legenda balap Casey Stoner bakal dikenang sebagai salah satu pebalap hebat di masanya. Membela dua pabrikan berbeda sepanjang kariernya di MotoGP, Stoner berhasil meraih juara dunia bersama Ducati (2007) dan Honda (2011).

Namun di saat sepak terjangnya masih sedang hebat-hebatnya, Stoner justru memutuskan pensiun lebih cepat di akhir tahun 2012. Pebalap yang memiliki hobi mancing ikan itu mengaku ingin lebih fokus mengurus keluarganya.

Di tahun 2021 ini Casey Stoner secara mengejutkan hadir di paddock tim MotoGP Ducati. Stoner memberikan sedikit bimbingan kepada Pecco Bagnaia dan Jack Miller di Sirkuit Portimao, Portugal.

Dalam sebuah wawancara di sela-sela momen kunjungan Stoner ke paddock MotoGP November 2021 lalu, Stoner mengatakan bahwa ia masih penasaran dengan Yamaha YZR-M1.

"Yamaha selalu menjadi motor yang paling sulit untuk dikalahkan. Saya akan tertarik untuk mengetahui bagaimana perasaan Anda," kata Stoner dikutip dari Motosan, Jumat (10/12/2021).

"Saya bisa mengamati Yamaha dari dekat, saya ingin merasakan langsung bagaimana (rasanya mengendarai motornya). Saya tertarik dengan Yamaha karena saya ingin tahu apakah saya bisa mengendarainya secara berbeda dari pebalap lain atau apakah saya harus mengendarainya seperti yang mereka lakukan. Itu akan sangat menarik," sambung Stoner.

Selama berkarier di MotoGP, Stoner mengaku bahwa ia pernah hampir bergabung dengan Yamaha dan menjadi rekan setim Valentino Rossi. Tapi hal itu tidak kunjung terwujud karana ada sosok yang menghalangi kepindahan Stoner.

"Saya mencoba menjadi rekan setim Valentino (sebanyak) dua kali. Namun seseorang di Yamaha mencegah kepindahan saya. Anda mungkin tahu siapa yang saya maksud. Saya ingin sekali memiliki motor yang sama dengan pebalap seperti Rossi untuk bisa belajar darinya," ungkap Stoner dikutip dari Tuttomotoriweb, beberapa waktu lalu.

(lua/rgr)