Tidak Hanya MotoGP, Mandalika Juga Siap Gelar Balap Motor Listrik MotoE

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Senin, 06 Sep 2021 08:15 WIB
Jakarta -

Sirkuit Mandalika selangkah lagi menggelar ajang balap motor kelas dunia seperti WSBK dan MotoGP. Namun, muncul juga wacana untuk menggelar supporting race dari MotoGP, yaitu kelas MotoE.

Pihak Mandalika Grand Prix Association tertarik untuk mendatangkan balap motor listrik kelas dunia ini ke Indonesia. Jika terwujud, Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menggelar MotoE.

"Kami sudah ada diskusi dengan pihak Dorna tentang MotoE," papar Ricky Baheramsjah, CEO dari Mandalika Grand Prix Association, seperti yang dilansir dari Crash.

"Ini merupakan seri yang fantastik dan berpotensi juga membuka jalan bagi masa depan motorsport," lanjutnya.

"MotoE belum ada di Asia Tenggara tapi kami sudah melakukan dialog terbuka dengan Dorna. Ini tentu event yang akan sangat menarik untuk kami bawakan," papar Ricky.

Sama halnya seperti Moto2 dan Moto3, MotoE merupakan kelas dari kejuaraan dunia MotoGP. Namun hingga musim 2021 ini, kelas MotoE belum digelar satu musim penuh.

Di musim 2021, MotoE tercatat digelar sebanyak tujuh kali dan semuanya di Eropa, yaitu di Sirkuit Jerez, Le Mans, Catalunya, Assen, Red Bull Ring dan Misano.

Dorna pertama kali memperkenalkan kelas baru dalam kejuaraan dunia MotoGP ini pada 2019. Setiap balapan hanya berlangsung 10 lap.

Seperti MotoGP, sesi latihan dari MotoE ini digelar pada hari Jumat, kualifikasi di hari Sabtu dan balapan di hari Minggu. MotoE juga mendapat jatah untuk melakukan tes resmi.

Dilansir dari Crash, mesin motor untuk balapan MotoE menghasilkan tenaga 147 hp dan punya kecepatan maksimal 250 km/jam.

Motor tersebut juga bisa mencapai kecepatan 100 km/jam dalam tiga detik. Sementara baterai yang digunakan bisa diisi ulang dari 0-85% dalam durasi yang tak sampai 30 menit.

(mhg/rgr)