Rabu, 08 Agu 2018 17:13 WIB

Di GIIAS Toyota Masih Tunggu Kejelasan Insentif Mobil Listrik

M Luthfi Andika - detikOto
Kendaraan ramah lingkungan Toyota Foto: Agung Pambudhy Kendaraan ramah lingkungan Toyota Foto: Agung Pambudhy
Tangerang - Sudah hampir 8 bulan Pemerintah telah menyusun peta jalan atau roadmap untuk pengembangan kendaraan listrik nasional, agar semakin maju dan berdaya saing bagi industri otomotif di pasar global. Namun disadari memang kendaraan listrik memiliki harga yang fantastis, sehingga orang Indonesia masih berpikir lagi untuk membelinya.



Menanggapi perkembangan roadmap kendaraan elektrik di Indonesia, General Manager Toyota Astra Motor, Lina Agustina mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada planning untuk menghadirkan kendaraan listrik di Indonesia, karena menurutnya kendaraan listrik ini masih menjadi isu yang sensitif. Selain itu, Toyota masih menunggu kejelasan pemberian insentif dari pemerintah untuk menekan harga kendaraan listrik.

"Sebenarnya jujur ya pak, EV ini sampai saat ini masih belum ada insentif tertentu dari Goverment ya, jadi memang kalau belum ada insentif itu kan status harganya masih mahal. Jadi antusias masyarakat itu ada, tapi memang daya belinya itu yang belum. Dan kondisi sekarang itu kan kita punya EV masih di level menengah ke atas ya, jadi kita belum punya tipe yang murah untuk EV," kata Lina saat ditemui wartawan di GIIAS 2018.



Menurut Lina, jika pemerintah sudah memberikan subsidi untuk menghadirkan kendaraan listrik di Indonesia, maka akan mempermudah dan meningkatkan daya beli masyarakat. Menurut Lina, dari hasil riset Toyota, saat ini masayarakat sudah memiliki antusias dan rasa penasaran untuk memiliki kendaraan listri, namun karena melihat harga yang fantastis, itu menjadi permasalahannya.



"Nah rasanya ini sejalan dengan itu begitu EV kita bisa memperkenalkan di level harga yang lebih murah, disubsidi oleh pemerintah, untuk pajak dan segala macem, karena kan seperti yang kita lihat di negara lain itu subsidi pemerintah kan ya pajaknya. Jadi hal ini pasti akan mengubah total peta persaingan di EV," jelasnya. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
CNN ID World Now
×
World Now
World Now Selengkapnya