Harley 'Si Perek Ijo'

Bayangkan saja motor gede (moge) ini dibuatnya mengusung gaya pro-street dan dibalut dengan warna yang mencolok yakni hijau. (Ariawan Wijaya)
Karena mengusung aliran pro-street dan untuk digunakan sehari-hari jadi Ari tidak menghilangkan unsur yang terlalu ekstrim. Motor miliknya ini juga masih nyaman untuk digunakan sehari-hari. (Ariawan Wijaya)
Dalam mempodifikasinya, Ari membuat custom frame yang disesuaikan dengan aliran pro-street. Pembuatan custom lainnya seperti knalpot, tempat duduk, gas tank dan handle bar. (Ariawan Wijaya)
Dilihat secara kasat mata maupun detil pembuatan rangkam knalpot dan lain-lainnya yang custom, Ari tergolong rapih dan terampil. Semuanya dikerjakannya dengan rapi dan apik sehingga Harley Davidson XL 1200 ini terlihat sangat elegan. (Ariawan Wijaya)
Dalam pengerjaannya, Ari hanya membutuhkan waktu 4 bulan saja dan untuk urusan kocek Ari cukup merogoh koceknya dalam-dalam. (Ariawan Wijaya)
Bayangkan saja motor gede (moge) ini dibuatnya mengusung gaya pro-street dan dibalut dengan warna yang mencolok yakni hijau. (Ariawan Wijaya)
Karena mengusung aliran pro-street dan untuk digunakan sehari-hari jadi Ari tidak menghilangkan unsur yang terlalu ekstrim. Motor miliknya ini juga masih nyaman untuk digunakan sehari-hari. (Ariawan Wijaya)
Dalam mempodifikasinya, Ari membuat custom frame yang disesuaikan dengan aliran pro-street. Pembuatan custom lainnya seperti knalpot, tempat duduk, gas tank dan handle bar. (Ariawan Wijaya)
Dilihat secara kasat mata maupun detil pembuatan rangkam knalpot dan lain-lainnya yang custom, Ari tergolong rapih dan terampil. Semuanya dikerjakannya dengan rapi dan apik sehingga Harley Davidson XL 1200 ini terlihat sangat elegan. (Ariawan Wijaya)
Dalam pengerjaannya, Ari hanya membutuhkan waktu 4 bulan saja dan untuk urusan kocek Ari cukup merogoh koceknya dalam-dalam. (Ariawan Wijaya)