Moge Chopper Ala SMK Ponorogo

Dengan bantuan mesin impor mobil Honda Mini N-350 tahun 1974, siswa SMK PGRI II Ponorogo berhasil memodifikasi mesin 350 cc menjadi 500 cc. (Norma Anggara/detikOto).
Yang unik, moge garapan siswa SMK ini menggandeng fungsi antara dynamo starter dan dynamo ampere. Mungkin ini yang mengakibatkan efek suara moge chopper lebih mulus dibanding merk moge yang telah beredar di pasaran. (Norma Anggara/detikOto).
Bila dilihat, moge chopper ini memakai velg depan dengan ukuran 21 cm dan pelg belakang 16 cm. (Norma Anggara/detikOto).
Mesin moge chopper ini terdiri dari 2 silinder. Aji Susilo, Arris Dita, Dwi Purnomo dan Dedek Wahyu Prasetyo menggunakan kabulator berdiameter 24 mm, lebih kecil dibanding moge yang telah ada. (Norma Anggara/detikOto).
Aji Susilo, Arris Dita, Dwi Purnomo dan Dedek Wahyu Prasetyo berpose dengan moge (motor gede) chopper hasil garapannya. (Norma Anggara/detikOto).
Dengan bantuan mesin impor mobil Honda Mini N-350 tahun 1974, siswa SMK PGRI II Ponorogo berhasil memodifikasi mesin 350 cc menjadi 500 cc. (Norma Anggara/detikOto).
Yang unik, moge garapan siswa SMK ini menggandeng fungsi antara dynamo starter dan dynamo ampere. Mungkin ini yang mengakibatkan efek suara moge chopper lebih mulus dibanding merk moge yang telah beredar di pasaran. (Norma Anggara/detikOto).
Bila dilihat, moge chopper ini memakai velg depan dengan ukuran 21 cm dan pelg belakang 16 cm. (Norma Anggara/detikOto).
Mesin moge chopper ini terdiri dari 2 silinder. Aji Susilo, Arris Dita, Dwi Purnomo dan Dedek Wahyu Prasetyo menggunakan kabulator berdiameter 24 mm, lebih kecil dibanding moge yang telah ada. (Norma Anggara/detikOto).
Aji Susilo, Arris Dita, Dwi Purnomo dan Dedek Wahyu Prasetyo berpose dengan moge (motor gede) chopper hasil garapannya. (Norma Anggara/detikOto).