Senin, 19 Agu 2019 11:38 WIB

Pemotor Dikasih Jalur Khusus di Jakarta, Sudah Disiplin?

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Dampak dari tingginya polusi udara Jakarta membuat Pemprov DKI Jakarta memperluas daerah ganjil-genap. Sepeda motor tidak kena aturan itu, namun rencananya akan dibuat jalur khusus atau kanalisasi di beberapa wilayah ruas jalan yang terkena ganjil genap.

Pemotor nantinya wajib melintasi jalur atau area yang diberikan, yakni berada di sebelah kiri. Sebelumnya lajur sepeda motor yang ditandai marka jalan sudah terlihat di beberapa lokasi di Jakarta Pusat, seperti di Jl. MH Thamrin, Jl. Jenderal Sudirman, serta Jl. Merdeka Barat.



Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) Edo Rusyanto mengatakan terkait kebijakan tersebut, semestinya pengguna jalan baik mobil ataupun motor menciptakan budaya disiplin.

"Jujur saja, di lajur itu memang tidak semata roda dua yang melintas, terlihat juga mobil pribadi atau kendaraan lain. Praktis, lajur sepeda motor tidak selamanya steril," kata Edo saat dihubungi detikcom.

Lebih lanjut Edo mengatakan permasalahan bukan karena mobil yang mengambil lajur ataupun sepeda motor yang kehilangan jalurnya. Menurutnya, budaya tertib berlalu lintas tidak melulu diciptakan pemerintah. Kesadaran dalam diri penggunaan jalan adalah hal yang harus dibudayakan.



"Ya. Disiplin menjadi kata kunci mewujudkan berkendara rendah risiko. Disiplin tak semata terkait regulasi yang diterapkan oleh para penegak hukum. Tapi, juga disiplin pada diri sendiri," kata Edo.

Memang rencana jalur khusus bagi sepeda motor masih dalam tahap pengkajian. Sebelumnya Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, jalur ini bakal diterapkan pada ruas-ruas jalan yang terdampak ganjil genap.

"Ada manajemen dan rekayasa lalu lintas sepeda motor berupa kanalisasi. Mereka wajib menggunakan lajur paling kiri. Nanti kami bersama-sama kepolisian begitu melihat ada pelanggaran di luar kanalisasi otomatis dia ditilang karena sudah melanggar marka," kata Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Kamis (8/8/2019).

Simak Video "Perluasan Ganjil Genap, Anies Akan Tambah Armada Angkutan Umum"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com