Senin, 31 Des 2018 21:21 WIB

Masyarakat Indonesia Tidak Butuh Waktu Lama untuk Beralih ke Motor Listrik

Ruly Kurniawan - detikOto
Gesits Foto: Ruly Kurniawan Gesits Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta - Berubahnya teknologi pada sepeda motor, seperti motor listrik pasti akan berdampak pada perilaku berkendara. Maka dibutuhkan cukup waktu untuk melakukan transisi tersebut. Namun untuk masyarakat Indonesia, perpindahan motor konvensional ke listrik diprediksi tidak akan memakan waktu lama.



CEO PT Gesits Technologies Indo (GTI) Harun Sjech memperkirakan, tidak membutuhkan waktu lama untuk masyarakat Indonesia untuk terbiasa dengan motor listrik. Ia berkaca dari digitasi ojek online.

"Menurut kami, orang Indonesia itu sudah cukup cerdas dan dewasa untuk menerima suatu teknologi. Terbukti dengan maraknya digitasi sekarang seperti ojek online. Jadi tidak butuh waktu lama, lah," katanya dalam suatu wawancara ekslusif bersama detikOto tentang motor listrik anak bangsa Gesits di Jakarta.



"Sehingga menurut kami tidak membutuhkan waktu lama untuk masyarakat Indonesia menerima sebuah perubahan teknologi dari motor konvensional ke motor listrik," kata Harun lagi.

Apalagi, kata Harun, motor hasil kerja sama antar Garansindo, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya serta pemerintah lewat BUMN juga swasta ini mengadopsi dari motor yang beredar sekarang. Mulai dari kekuatannya, jarak tempuh, hingga desain dan dimensinya serupa.

"Gesits memiliki posisi yang unik karena motor memiliki baterai bermuatan 5kW. Motor listrik di Indonesia saat ini kan rata-rata masih memakai yang di bawah 2kW (kecepatan rata-ratanya 60 km/jam). Nah kalau Gesits bisa melaju sampai 120 km/jam," papar Harun di Jakarta.



"Desainnya pun kami buat menyesuaikan dengan motor-motor yang saat ini beredar. Jadi Gesits merupakan subsitusi dari roda dua yang sudah ada sehingga kami merancang positioning Gesits setara dengan motor 125cc," lanjutnya.

Berminat? Tunggu dulu ya Otolovers. Sebab motor baru akan diperkenalkan di awal 2019. "Awal 2019, tunggu tanggal mainnya," tutup Harun. (ruk/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed