Jumat, 07 Des 2018 16:44 WIB

Jadi Motor Listrik Nasional, Berapa Kandungan Lokal Gesits?

Luthfi Anshori - detikOto
Gesits saat dijajal presiden Joko Widodo. Foto: Andhika Prasetia Gesits saat dijajal presiden Joko Widodo. Foto: Andhika Prasetia
Jakarta - Motor listrik hasil kerja sama PT Gesits Technologies Indo (GTI) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dikabarkan segera meluncur awal tahun 2019 nanti. Skuter listrik yang dinamakan Gesits (Garansindo Electric Scooter ITS) ini diklaim akan menjadi industri kendaraan bermotor listrik pertama di Indonesia.

Jika nantinya motor listrik ini benar-benar menjadi karya anak bangsa, lalu berapa persenkah nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang dimiliki Gesits?


Menurut CEO GTI Harun Sjech, kandungan lokal skuter listrik Gesits mencapai 80 persen. "TKDN sampai 80 persen dari semua komponen," ujar Harun di Jakarta, Rabu (6/12/2018).

Salah satu komponen utama motor listrik Gesits yang masih diimpor adalah baterai. Seperti diketahui, selama ini dalam tipe prototipenya, Gesits masih menggunakan baterai merek Panasonic dari Jepang. Sementara, industri dalam negeri sendiri belum ada yang memproduksi baterai untuk kendaraan listrik.

Pemerintah sendiri berencana membuat pabrik baterai di Morowali Sulawesi, dalam dua tahun ini.

"Jika pabrik itu sudah jadi Gesits siap pakai baterai tersebut, karena pastinya lebih murah dan 100 persen buatan Indonesia," lanjut Harun.

GTI sendiri menggandeng banyak stakeholders untuk mewujudkan skuter listrik Gesits. Dari pihak akademisi ada nama Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Sebelas Maret. Perguruan Tinggi, khususnya UGM dan UNS diproyeksikan sebagai periset sel baterai motor listrik dan daur ulang baterai.

Sementara ITS diketahui sebagai partner utama GTI dalam pengembangan skuter listrik dan ITB mengembangkan smart dashboard untuk Gesits.


Dari pihak pemerintah dan BUMN, yang digandeng adalah PT Pindad dan PT Len Industri yang akan memasok motor listrik dan controller. Adapun yang bertugas membuat fasilitas perakitan adalah PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi, yang bersama PT GTI membuat perusahaan patungan, PT Wijaya Manufakturing (PT WIMA).

Perusahaan baru ini akan memproduksi Gesits di kawasan industri PT WIKA di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Pihak lain yang digandeng adalah perusahaan minyak 'pelat merah' PT Pertamina. Nantinya Pertamina akan ditugaskan menyuplai baterai untuk produk massal skuter listrik Gesits. Pertamina juga bisa menyediakan baterai tersebut di jaringan SPBU mereka yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga memudahkan konsumen yang ingin mengganti baterai (swap).


"Jika dilakukan sendiri pasti investasinya akan besar sekali, maka itu kami menggandeng banyak stakeholders dalam negeri untuk memproduksi skuter listrik nasional, Gesits," pungkas Harun.


Tonton juga ' Jokowi Jajal Motor Listrik Gesits: Suara Halus, Nggak ada 'Greng-greng':

[Gambas:Video 20detik]

Jadi Motor Listrik Nasional, Berapa Kandungan Lokal Gesits?
(lua/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed