ADVERTISEMENT
Jumat, 15 Mei 2015 12:34 WIB

Honda Kini Pegang Kue Penjualan Motor Sampai 70,7 Persen

- detikOto
Jakarta - Bicara soal motor tak bisa lepas dari Honda, di Indonesia Honda begitu menguasainya. Dari tahun ke tahun pangsa pasar Honda perlahan terus naik. Tahun ini saja Honda sudah menggenggam 70,7 persen pangsa pasar motor setelah berhasil menjual 371.011 unit motor pada bulan April lalu.

Memang, angka itu didapat setelah muncultnya tren pelemahan pasar sejak awal tahun. Jadi di saat pabrikan lain melemah, Honda malah kian meraja.

Pertumbuhan penjualan tercatat diperoleh dari penjualan di segmen motor sport yaitu 19.266 unit atau menguasai 44% pangsa pasar segmen sport nasional. Model sport menyumbangkan 5,2% terhadal total penjualan Honda pada bulan April. Kontribusi terbesar diberikan oleh Honda Verza 150 yaitu 7.984 unit, Honda CB150R StreetFire 4.599 unit, Honda CBR Series 6.151 unit, dan New Honda MegaPro FI 532 unit.

googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/oto/parallax_detail', 'div-gpt-ad-1558277787290-0').addService(googletag.pubads());
Model skutik memberikan kontribusi penjualan sebanyak 86,8% terhadap penjualan Honda pada April setelah terjual 322.039 unit.

Pencapaian ini mengantarkan skutik Honda semakin mendominasi pasar skutik nasional dengan 77,4% pangsa pasar. Di segmen ini, Honda BeAT series mampu terjual 176.773 unit, disusul oleh Honda Vario Series 117.654 unit, Honda Scoopy FI 26.835 unit, Honda PCX 150 sebanyak 451 unit, dan Honda Spacy Helm in PGM-FI 326 unit.

Tipe bebek atau cub pada bulan lalu laku terjual 29.706 unit atau 8% dari total penjualan Honda. Dengan angka penjualan ini, Honda memimpin 45,9% pangsa pasar di segmen motor bebek nasional.

Honda Supra series masih menjadi penyumbang terbanyak dengan penjualan 17.500 unit, disusul New Honda Revo FI 9.850 unit, dan New Honda Blade 2.356 unit.

Namun meski menguasai pasar sampai 70 persen, Honda dalam beberapa kesempatan selalu mengelak kalau mereka melakukan monopoli.

"Monopoli? Tidak sama sekali karena semuanya berjalan alamiah saja," tegas
Executive Vice President Director PT Astra Honda Motor Johannes Loman di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, AHM sama sekali tidak mempunyai pikiran untuk melakukan monopoli dan hasil penjualan ini sama sekali bukan merupakan unsur kesengajaan tapi bagaimana masyarakat percaya kepada brand Honda.

"Kita sama sekali tidak sengaja atau memiliki niat untuk melakukan monopoli. Kita punya brand yang bagus sehingga masyarakat akan jauh lebih percaya kepada produk kita dan hasilnya seperti ini," lugasnya sambil tersenyum.

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com