ADVERTISEMENT
Jumat, 11 Jul 2014 17:38 WIB

Teknologi Baru Ban FDR, Eco Smart Tire

- detikOto
Syubhan-detikOto Syubhan-detikOto
Jakarta - Pasar ban motor masih terbilang sangat seksi mengingat banyaknya jumlah motor yang ada di Indonesia. Untuk itu, FDR pun memperkenalkan teknologi ban terbaru mereka, Eco Smart Tire.

FDR yang diproduksi oleh PT Suryaraya Rubberindo Industries mengklaim kalau teknologi ban ini mampu membuat konsumsi bahan bakar minyak lebih hemat sehingga lebih ramah lingkungan.

“Eco Smart Tire adalah teknologi ban terbaru yang diaplikasikan di ban FDR untuk menghasilkan ban yang dapat menghemat konsumsi bahan bakar,” kata Herry Junaidi, direktur marketing PT SRI.

googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/oto/parallax_detail', 'div-gpt-ad-1558277787290-0').addService(googletag.pubads());
“Kebijakan ini sejalan dengan isu-isu yang berkaitan dengan lingkungan saat ini dan kebijakan Astra Internasional yg berkaitan dengan Green Environment,” tambahnya.

Dan ternyata, pengembangan konsep eco product ini sudah mereka mulai sekitar 3 tahun yang lalu melalui kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi dalam lomba irit bahan bakar se-Asia, Shell Eco-Marathon.

Terakhir, FDR bekerja sama dengan tim Sadewa Otto dari Universitas Indonesia untuk kelas Urban Concept Gasoline Shell Eco-Marathon 2014 di Manila, Filipina. Dengan menggunakan ban prototipe FDR yang mengusung teknologi EST, tim Sadewa Otto berhasil menempuh 301.7 km dalam satu liter bensin dan raih juara pertama.

Berbeda dengan yang lain, kata Herry, Eco Smart Tire merupakan salah satu teknologi FDR sehingga tidak hanya melekat di satu pattern saja. “Nantinya teknologi ini bisa diterapkan di ban-ban harian FDR lainnya, tentunya dengan melihat dari permintaan pasar,” kata Herry. Pada tahap pertama, teknologi EST ini akan dilansir ke pasaran melalui pattern Facio yang tersedia dalam ukuran 80/90-14 dan 90/90-14.

Ban FDR dengan teknologi EST ini menggunakan material kompon yang berbeda dengan ban regular sehingga memberikan koefisien gesek ban dengan aspal yang lebih rendah.

“Koefisien gesek rendah ini mengakibatkan daya gelinding ban menjadi semakin ringan dan jauh yang pada akhirnya konsumsi bahan bakar jadi lebih hemat,” kata Jimmy Handoyo, technical service and development department head.

Ban FDR dengan teknologi EST ini sudah melalui sejumlah uji laboratorium di internal dan eksternal dan terbukti bisa menghemat konsumsi bahan bakar. Salah satu pengujian eksternal yang dilakukan adalah dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Dalam pengujian yang menggunakan metode pengujian full to full, ban FDR dengan teknologi EST bisa menghemat bahan bakar hingga 7,1%. "Tentu saja gaya mengemudi dan kondisi jalan akan turut pengaruhi konsumsi bahan bakar namun, dengan menggunakan ban FDR berteknologi EST ada penghematan bahan bakar," kata Jimmy lebih lanjut.

Bagi yang belum tahu, PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) adalah salah satu perusahaan di dalam grup Astra yang merupakan anak perusahaan PT Astra Honda Motor (AHM).

PT SRI berdiri sejak 1991 dan bergerak dalam bidang industri ban dan tube khusus sepeda motor. PT SRI memproduksi 2 merek ban dan tube, yaitu merek FDR untuk semua merek sepeda motor dan Federal yang merupakan ban OEM dan after market sepeda motor Honda.

Dengan menggabungkan teknologi dari Jepang dan Jerman, PT SRI menghasilkan ban yang unggul dan sudah terbukti menjadi pilihan para pengendara motor dan pembalap di Indonesia dan Asia. PT SRI menghadirkan beragam pilihan terlengkap untuk beragam kebutuhan.

Mulai dari ban untuk motor keseharian beraktivitas, hingga motor balap yang memacu adrenalin. Ban FDR bahkan telah menjadi ban resmi di sejumlah kejuaraan balap motor di tingkat nasional dan Asia.

(syu/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com