Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Senin 08 Januari 2018, 16:02 WIB

Bahaya Ranjau Payung, Ban Tubeless Hingga Mobil Juga Dibuat Bocor

Muhammad Idris - detikOto
Bahaya Ranjau Payung, Ban Tubeless Hingga Mobil Juga Dibuat Bocor Ranjau paku berongga efektif bikin ban tubeless gembos. Foto: Dok. Rokhim
Jakarta - Untuk meraup keuntungan dengan jalan pintas, ada orang tak bertanggung jawab yang menyebarkan ranjau paku untuk pengendara sepeda motor. Jenis ranjau paku bervariasi, mulai dari paku biasa, seng, jari-jari roda, hingga besi yang dipotong-potong dari rangka payung.

Rohim, salah seorang pegiat Komunitas Sapu Bersih (Saber), mengatakan dari semua jenis ranjau paku jalanan, rangka payung selama ini jadi ranjau yang paling berbahaya untuk ban motor.

"Dari semua jenis ranjau paku, jari-jari payung itu paling bahaya. Kena dikit, langsung bocor. Jangankan ban biasa, ban tubeless saja langsung bocor kalau kena ranjau jari-jari payung," ucap Rohim kepada detikOto, Senin (8/1/2018).

Menurut dia, lubang rongga di tengah jari-jari payung membuatnya jadi sangat efektif membuat ban kempes. Bahkan, tak jarang pula, ban mobil yang lebih tebal sekalipun kerap tertembus ranjau yang biasanya dibuat dari payung-payung bekas tersebut.

"Kalau ban tubeless kena paku, itu selama pakunya enggak dicabut anginnya enggak keluar. Tapi kalau jari-jari payung beda, dia ada rongga di tengah, mirip sedotan, jadi tubeless tetap bocor. Teman saya ojek online pakai tubeless, tetap bocor pas kena di Gatsu (Jalan Gatot Subroto, Jakarta-red)," ungkapnya.

"Bahkan sering kejadian mobil bos saya juga kempes karena ranjau payung," tutur Rohim yang berprofesi sebagai driver pribadi ini.

Diungkapkannya, dirinya bersama sekitar 30 anggota Komunitas Saber (Sapu Bersih) Ranjau Paku rutin menyisir sejumlah jalanan di Jakarta untuk membersihkannya dari ranjau paku.

Terakhir, dirinya menyisir jalan sepanjang sekitar 200 meter di dekat pintu tol Senayan, Jalan Gatot Subroto. Dia berhasil mengumpulkan paku dari payung sebanyak 1,5 kilogram.

"Ini saya nyisir dari jam 9.00-10.00 hari Sabtu (6/1/2018), di dekat gate (tol) Senayan. Sekitar 200 meter, sudah dapat paku payung 1,5 kg. Ini pakunya dari besi batang payung yang dibengkokkan," kata Rohim. (idr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed