Kamis, 05 Des 2019 16:06 WIB

Lepas Stiker Tanda tak Bayar Pajak Mobil, akan Didenda

Rizki Pratama - detikOto
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Selain memberikan peringatan kepada wajib bayar kendaraan bermotor melalui surat, Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta juga akan menempeli mobil tersebut dengan stiker penandaan bagi pemilik kendaraan yang menunggak di atas Rp 100 juta. Lebih lanjutnya lagi mobil yang tetap tak bayar akan disita dan pemiliknya ditahan sampai pajaknya lunas.



Untuk penempelan stiker sendiri akan segera diterapkan kepada kendaraan bermotor yang masih menunda pembayaran pajaknya. Stiker itu akan dirancang khusus berbeda dari tanda penundaan Pajak Bumi Bangunan (PBB).

Tak bayar pajakTak bayar pajak Foto: Rifkianto Nugroho


"Bilamana mereka tidak melakukan pembayaran juga, kita akan melakukan penindakan dengan menempel stiker bahwa kendaraan tersebut belum bayar pajak. (Stikernya) kita persiapkan dulu, karena yang udah cetak baru palang PBB. Untuk mobil sendiri takutnya jangan sampai merusak kendaraan orang," jelas Koordinator Supervisi Pencegahan Wilayah III KPK, Friesmount Wongso di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Pria yang disapa Fris ini melanjutkan bahwa stiker itu nantinya akan dibuat seperti segel. Ia mengungkapkan bahwa stiker tanda belum bayar pajak itu nantinya berwarna merah dan petugas pajak yang berwenang menempelnya.



"Itu bentuknya kayak segel. Itu dari kewenangan pajak bisa melakukan itu. Yang nunggak nanti ada stikernya, biasanya merah bahwa kendaraan tersebut belum lunas pajak," terangnya.

Terkait penerapannya pun ia memastikan bahwa stiker itu tidak akan dilepaskan begitu saja. Sebab, jika melepaskan stiker itu maka akan dikenakan hukuman lain, yakni pengrusakan segel.

"Ada sanksinya, pidana pengrusakan segel," tutupnya.

Simak Video "Gelar Razia, Petugas Temukan Mobil Mewah Nunggak Pajak 7 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com