Sabtu, 18 Mei 2019 04:13 WIB

Calon Penumpang Pesawat Pindah ke Mobil Akibat Tiket Mahal, Ini Kata Menhub

Luthfi Anshori - detikOto
Mudik Foto: Agung Pambudhy Mudik Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberi jawaban soal anggapan pengusaha bus, yang menilai para calon penumpang pesawat pindah ke mobil pribadi gara-gara tiket pesawat mahal.

Budi mengatakan saat ini kendaraan pribadi seperti mobil memang masih jadi pilihan utama untuk perjalanan mudik. Terlebih kondisi infrastruktur tol semakin baik, dengan terbukanya ruas-ruas tol baru baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa.



"Bahwasannya kendaraan pribadi menjadi favorit sekarang, itu mungkin. Tapi for the long term (untuk jangka panjang), itu tidak terjadi lagi," kata Budi, di Jakarta, Jum'at (17/5/2019).

Budi pun menegaskan bakal terus membangun sistem transportasi bus agar bisa terus membaik, dan menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan dari Jabodetabek ke kota dan kabupaten di Jawa.

"Keinginan kami mengembangkan bus sebagai angkutan utama itu dari sejak tahun lalu. Terbukti ada beberapa produk produk yang mencoba di kelas khusus. Dan sukses. Jadi dia bikin bus baru dengan tarif yang mahal justru relatif sukses," katanya lagi.



Ia juga mengatakan permitaan konsumen terhadap sistem transportasi bus akan terus meningkat.

"Permintaan akan bus ini naik hampir tiga kali lipat. Nah itu berita menggembirakan untuk kita. Kami terus mengedukasi agar masyarakat prepare dengan angkutan massal seperti bus," pungkasnya.



Tonton juga video Harga Tiket Pesawat Mahal, Pesanan di Traveloka Turun:

[Gambas:Video 20detik]

(lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com