Senin, 15 Apr 2019 15:59 WIB

Orang Kaya di Indonesia Beli Mobil Mewah Juga Kredit Lho

Robi Setiawan - detikOto
Foto: Robi Setiawan/detikcom Foto: Robi Setiawan/detikcom
Jakarta - Segmen pasar mobil mewah seperti sports car di Indonesia didominasi oleh kalangan middle up, atau orang yang memang "berduit". Oleh sebab itulah ketika seseorang membeli mobil mewah maka dapat dipastikan orang tersebut memiliki kekayaan yang berlebih.

Namun jangan salah, banyak dari pembeli mobil mewah di Indonesia membelinya dengan cara kredit alias mencicil. Hal tersebut seperti diungkapkan Operation Manager PT Astra Internasional BMW Indonesia, Teguh Widodo yang menyebut 70% pembeli mobil mewah, khususnya untuk merek BMW membelinya dengan cara kredit.


"Kalau di BMW total jualan kredit itu 70% di kelas luxury car. Kalau bicara kelas luxury saya kelompokkan di atas Rp 1 miliar jumlahnya dari total penjualan 25% yang (harganya) di atas Rp 1 miliar," kata Teguh dalam acara KKB BRI Green Evironment di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Selanjutnya ia juga kembali menekankan untuk penjualan mobil BMW dengan harga di atas Rp 1 miliar, jumlah pembeli yang menggunakan sistem kredit hingga 70% pembeli. Hal ini menurutnya bukan berarti orang "berduit" yang membeli mobil mewah tidak mampu membelinya secara tunai.

"Jadi sebenarnya kalau saya ajak ngobrol beberapa customer. Atau dipikir kan gak mungkin beli segitu tapi enggak punya uang. Bukan karena enggak punya uang, tapi bicara cash flow mereka lebih terencana, segala macam (pertimbangan)," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Sumber Daya Industri dan Sarana Prasarana Industri Kementerian Perindustrian, Andi Komara menjelaskan konsumen di Indonesia membeli mobil dengan turut mempertimbangkan sisi investasi.

"Konsumen khususnya di Indonesia masih memperhitungkan investasi. Jadi orang Indonesia kalau beli kendaraan bermotor itu (mempertimbangkan) kalau dijual lagi berapa," kata Andi.


Sementara itu dalam kesempatan yang sama Direktur Konsumer Bank BRI, Handayani mengatakan peluncuran fasilitas pembayaran secara kredit untuk mobil ramah lingkungan, termasuk di dalamnya mobil listrik adalah sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dorong penggunaan mobil listrik.

"Sebagai bank terbesar yang dimiliki Indonesia, tentu ini jadi komitmen kami untuk selalu memberikan support kepda pemerintah, mendukung program pemerintah. Tentu yang paling penting adalah memberikan kemudahan bagi nasabah kami jika mereka ingin membeli mobil listrik," ujar Handayani. (ega/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com