Sabtu, 26 Jan 2019 21:26 WIB

Mitsubishi Pertimbangkan Xpander Bermesin 1.300 cc

Ridwan Arifin - detikOto
Mitsubishi Xpander Foto: dok. Mitsubishi Mitsubishi Xpander Foto: dok. Mitsubishi
Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) saat ini mengklaim memimpin market share di segmen LMPV pada varian 1.5. Hal ini menyinggung Toyota Avanza yang memimpin pasar LMPV karena memiliki varian 1.3 dan 1.5.

Bila berkaca pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) selama periode Januari-Desember 2018, memang Avanza masih menjadi nomor wahid. Tercatat sebanyak 82.167 unit Avanza terjual.



Sementara Xpander dalam 12 bulan kiprahnya di industri otomotif Indonesia berhasil merangsek ke tempat kedua mobil terlaris di bawah Avanza. Total 75.075 unit Xpander terjual.

Menanggapi hal tersebut akankah Mitsubishi mengeluarkan varian 1.3 ?

"Kita menginformasikan ke prinsipal terkait kondisi pasar yang ada," Head of Sales and Marketing Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Imam Choeru Cahya.



"Dari MMSI sering turun ke bawah untuk mendengar langsung dari konsumen permintaannya seperti apa," tambahnya.

Mitsubishi melihat pasar 1.3 juga memiliki potensi menjadi pundi-pundi penjualan, selain konsumen retail, di segmen tersebut juga disenangi konsumen fleet atau borongan.

"Kita juga menyadari 1.3 paling banyak dikonsumsi oleh fleet konsumer, dan ini cukup banyak, sudah terdengar ke prinsipal, tapi nggak tahu ini masih dipelajari, kita masih konsentrasi bagaimana menggarap ke retail konsumen yang 1.5," ujar Imam.

"Peluangnya ada tapi yang menentukan yes or not prinsipal, MMSI sudah mendengarkan, melaporkan kondisi pasar," ungkap Imam.

Bicara soal penyegaran, melalui informasi yang bocor di tengah kalangan komunitas. Imam menanggapi pernyataan yang disampaikan akan dijadikan catatan untuk pengembangan Xpander.

"Pasar ini kan dinamis, tentunya MMSI dan MMKSI tidak tinggal diam, selalu membaca keinginan pasar, informasi - informasi yang dimasukan untuk Xpander ke depan selalu dijadikan catatan, development seperti apa tunggu tanggal mainnya," kata Imam. (riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed