Jumat, 09 Nov 2018 16:33 WIB

Ngecas Baterai Kendaraan Listrik di SPLU Cukup Pakai Token

Ridwan Arifin - detikOto
SPLU kendaraan listrik. Foto: Grandyos Zafna. SPLU kendaraan listrik. Foto: Grandyos Zafna.
Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) tengah membangun infrastruktur pengisian daya untuk kendaraan listrik melalui jaringan stasiun penyedia listrik umum (SPLU). PLN menyebut sampai dengan Oktober 2018 ini, jumlah SPLU sudah mencapai tidak kurang dari 1.797 unit tersebar di wilayah DKI Jakarta.

"Jadi di Indonesia tidak kurang dari 3.000, di Jakarta tidak kurang dari 1.000 kita sudah pasang, dan ini sudah tersebar," kata Haryanto saat ditemui di PLN Distribusi Jakarta Raya, Jumat (9/11/2018).



Namun tentu kita bertanya bagaimana cara menggunakannya? Guna menjawab rasa penasaran Direktur PLN Regional Jawa bagian Barat, Haryanto WS mengatakan sistemnya sama seperti pembelian listrik rumahan yang berbasis token.

"SPLU sendiri mengadopsi sistem prabayar, seperti token," ungkap Haryanto.



Untuk dapat menggunakan SPLU Beji Lintar tersebut, masyarakat perlu mengisi pulsa (stroom) kWh meter dengan membeli token listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB), ATM, minimarket, dan lain-lain dengan menyebutkan ID Pelanggan atau Nomor kWh Meter yang tercantum di SPLU yang akan digunakan.

"Keberadaan SPLU saat ini juga dapat dengan mudah dicari melalui aplikasi Google Maps dengan kata kunci SPLU PLN," ungkap Haryanto.




Tonton juga 'Yuk, Kenali Lebih Dekat Tipe-tipe EV Kendaraan Listrik':

[Gambas:Video 20detik]


Ngecas Baterai Kendaraan Listrik di SPLU Cukup Pakai Token
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed