Rabu, 12 Sep 2018 18:30 WIB

Dibanderol Rp 162,5 Juta, Brio Satya Jadi LCGC Termahal

Dina Rayanti - detikOto
Honda Brio Satya. Foto: Rangga Rahadiansyah Honda Brio Satya. Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - PT Honda Prospect Motor baru saja merilis harga Brio terbarunya. Seperti pendahulunya ada dua Brio ditawarkan yakni LCGC dan versi biasa (tanpa subsidi harga).

Untuk versi LCGC, Honda menawarkannya dalam tiga tipe yaitu All New Honda Brio Satya S M/T, Brio Satya E manual, dan Brio Satya E matik. Masuk dalam skema LCGC, harga Brio Satya bisa dibilang mahal.

Honda Brio Satya termurah dibanderol RP 139 juta hingga yang termahalnya RP 162,5 juta. Ini Sekaligus menandakan Brio Satya E CVT menjadi LCGC termahal. Sebelum dipermak harga Brio Satya sudah tembus Rp 150 juta. Kala itu Honda menjual Brio Satya seharga Rp 152,5 juta.


Sebelumnya predikat LCGC termahal disematkan pada Toyota Agya 1.2 A/T TRD sebesar Rp 153,95 juta. Ada juga Daihatsu Sigra 1.2 R AT dan Toyota Calya 1.2 G A/T juga dijual lebih dari Rp 150 juta.

Menentukan harga mobil LCGC tak bisa sembarangan. Harus mengikuti Permenperin No. 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau.


Dalam aturan itu tertulis harga LGCC sebelum pajak daerah, bea balik nama (BBN) dan pajak kendaraan bermotor (PKB) setinggi-tingginya Rp 95 juta. Namun tertulis bahwa produsen LCGC dibolehkan menaikkan harga jual setiap tahun. Ada beberapa acuan dalam menyesuaikan harga LCGC yaitu indikator ekonomi yang dicerminkan dengan besaran inflasi, nilai tukar rupiah dan/atau harga bahan baku.

Honda Brio Satya sendiri pertama kali diluncurkan saat pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. Namun harganya baru diumumkan sebulan setelahnya karena menunggu persetujuan pemerintah. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed