Rabu, 12 Sep 2018 17:08 WIB

Honda Yakin Brio Laris Sampai 5.000 Unit Tiap Bulan

Ruly Kurniawan - detikOto
Honda Brio Generasi Kedua. Foto: Rangga Rahardiansyah Honda Brio Generasi Kedua. Foto: Rangga Rahardiansyah
Jakarta - Banderolan Honda Brio terbaru sudah ditetapkan. Meski naik sampai Rp 10 jutaan, PT Honda Prospect Motor (HPM) masih yakin mobil murahnya itu bisa laku sampai 5.000 unit/bulan.

"Ya 4.000 sampai 5.000 unit per bulan mungkin. Tapi ini bukan fix, karena kita belum menetapkannya. Tapi sekitar segitu. Kalau lebih kita adjust lagi dan setelah beberapa bulan ke depan setelah peluncuran akan menyesuaikan," ucap Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Jakarta, Rabu (12/9/2018).



Dari besaran angka tersebut, Brio Satya atau yang termasuk ke segmen Low Cost Green Car (LCGC) memegang peranan terbesar. Yakni sampai 90 persenan.

"Brio RS itu paling 10 persenan, Satya paling besar 90 persenan. Ini tiap bulan selalu berubah, ya kira-kira segitu. Karena memang pasar LCGC itu besar," kata Jonfis.



Sebelumnya ada lima banderolan yang ditetapkan pada Honda Brio terbaru. Rp 139.000.000 untuk varian terendah yakni All New Honda Brio Satya S M/T.

Untuk Brio Satya E, dibanderol Rp 147,5 juta (manual) dan Rp 162,5 juta (matik atau CVT). Varian termahal yakni All New Honda Brio RS dibanderol Rp 175 juta untuk varian manual dan Rp 190 juta untuk varian matik atau CVT-nya. (ruk/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed