Jumat, 04 Mei 2018 13:23 WIB

Dolar Nyaris Rp 14.000, BMW Masih Tahan Harga

M Luthfi Andika - detikOto
Logo BMW di mobil Seri 5 (Foto: Rachman Haryanto) Logo BMW di mobil Seri 5 (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta -

[Gambas:Video 20detik]

Efek dolar yang semakin perkasa terhadap rupiah masih bisa ditahan oleh BMW. Produsen mobil mewah asal Jerman ini belum berencana menaikkan harga mobil.

Hal ini langsung dipastikan Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania kepada detikOto. "Saat ini, tidak ada perubahan harga kendaraan BMW yang berkaitan dengan nilai tukar mata uang," kata Jodie.

Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah hari ini juga masih tinggi. Dolar terus mendekat ke level Rp 14.000 dan pagi ini tercatat berada di level Rp 13.937.

Jodie sebelumnya mengatakan penguatan dolar terhadap rupiah, juga tidak mempengaruhi pengiriman BMW dari Jerman ke Indonesia atau mengganggu pengiriman BMW ke tangan konsumen.

"BMW Indonesia selalu berusaha memenuhi kebutuhan pelanggannya di Indonesia. Termasuk untuk menghadirkan kendaraan pilihan pelanggan dalam waktu lebih singkat," ujarnya.

"Untuk itu sebagian besar kendaraan BMW yang digemari pelanggan telah dirakit secara lokal di Indonesia - antara lain adalah BMW Seri 7, BMW Seri 5, BMW Seri 3, BMW X5, BMW X3, dan BMW X1. Hingga saat ini belum ada pengaruh dari nilai tukar dengan pengiriman kendaraan BMW," (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed