Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Sabtu 18 November 2017, 10:28 WIB

Penjelasan Airbag Tidak Mengembang, Saat Cium Tiang Lampu pada 70 Km/Jam

Ruly Kurniawan - detikOto
Penjelasan Airbag Tidak Mengembang, Saat Cium Tiang Lampu pada 70 Km/Jam Fortuner Setnov Foto: Istimewa/detikcom
Jakarta - Peristiwa tidak keluarnya kantong udara (airbag) Toyota Fortuner model TRD Sportivo 2.5L VNT produksi 2012 yang ditumpangi Ketua DPR RI Setya Novanto masih menjadi perbincangan sekaligus tanda tanya publik.

Diucapkan pengemudinya saat itu, Hilman Mattauch, kendaraan menabrak tiang lampu dengan kecepatan tinggi yakni 70 km/jam. Sehingga menyebabkan tersangka mega proyek e-KTP tersebut terluka parah sampai benjol sebesar bakpao.

Menanggapi hal tersebut, Dadi Hendriadi, GM Technical Service PT Toyota Astra Motor (TAM), mengutarakan bahwa ada hal yang patut digaris bawahi terkait airbag yaitu komponen tersebut bukan perangkat keselamatan utama pada mobil melainkan hanya pelengkap. Maka dari itu, kinerjanya harus memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu.

"Airbag itu bukan perangkat keselamatan utama, dia adalah SRS (Supplemental Restraint System). Maka, ia hanya menjadi pelengkap untuk membantu perangkat utamanya yakni seatbelt dalam mengurangi resiko mengemudi," kata Dadi kepada detikOto di Jakarta, Sabtu (18/11/2017).

"Maka dari itu, ia tidak semerta-merta mengembang (keluar) tapi ada sensor yang mendeteksi percepatan mobil. Ketika perubahan kecepatan mobil dinilai berbahaya dan resikonya tinggi, airbag akan berkerja membantu seatbelt. Jadi ada batas indikatornya," lanjut Dadi.

Dalam buku manual Toyota yang selalu diberikan pada pemilik saat membawa mobil ke garasinya, lanjut Dadi, tertulis bahwa airbag akan mengembang pada percepatan 30 km/jam ketika mobil menabrak tembok atau benda diam dan kokoh.

"Di buku manual itu ada, tertulis lengkap tentang airbag seperti dia itu akan mengembang pada percepatan 30 km/jam ketika mobil menabrak benda diam dan kokoh seperti tembok. Karena kan perubahan kecepatan ke 0 km/jam nya cepat, mendadak. Makanya airbag langsung mengembang," tuturnya.

Namun di buku itu juga, tertuliskan bahwa terdapat beberapa kondisi indikator tersebut (30 km/jam) berubah bahkan airbag tidak mengembang seperti menabrak benda bergerak, menabrak truk (bagian depannya saja yang terkena), termasuk ketika kendaraan menabrak tiang.

"Kenapa menabrak tiang mengakibatkan indikator percepatan untuk mengembangnya airbag berubah bahkan (airbag) tidak berkerja? Karena bidangnya itu kecil dibandingkan tembok maka perlambatannya tidak cukup," ucap Dadi.

"Tapi kalau menabraknya dengan kecepatan 70 km/jam meskipun benda yang bidangnya kecil seperti tiang lampu besar kemungkinan akan mengembang. Itu tapi kecepatan saat nabrak ya, saat terbentur," tutupnya. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
FJB Otomotif +