Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Rabu 30 Agustus 2017, 16:36 WIB

Toyota: SDM Kami Sudah Sanggup Produksi Mobil untuk Australia

Ruly Kurniawan - detikOto
Toyota: SDM Kami Sudah Sanggup Produksi Mobil untuk Australia Pabrik Toyota di Karawang (Foto: Agung Phambudhy)
Karawang - Toyota tak lagi memproduksi mobil di Australia. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menggodok kesiapan mereka menyuplai mobil ke sana.

"Hal yang harus disiapkan untuk melakukan itu (ekspor ke Australia) yakni regulasi free trade-nya dan juga model mobil," papar Dektur Administrasi PT TMMIN, Bob Azam kepada wartawan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (30/08/2017).

Pada kesiapan terkait model mobil, ungkap Bob, tidak terlalu menjadi permasalahan pada pihaknya. "Standar mobil di Australia kalau enggak salah itu seperti di Eropa, sudah standar Euro7. Kami perlu observasi lebih dalam lagi. Tapi kemungkinan akan lebih banyak sedan mewah seperti Camry, Vios, dan banyak lagi," katanya.

"Kemampuan SDM kita sudah mumpuni kok untuk membuat itu karena pada pelatihannya juga sudah standar pabrikan Toyota di Jepang," tambah Bob.



Pada tahun 2015 kemarin, TMIIN mulai meningkatkan kualitas pada Sumber Daya Manusia (SDM)-nya. Hal ini terbukti dari terbentuknya Toyota Indonesia Akademi (TIA) di tahun 2016 kemarin.

"TIA ini standar nya sudah sesuai dengan Toyota technical skill academy di Jepang, kemampuan mereka sudah global. Jadi, untuk merancang mobil untuk ekspor ke Australia tidak masalah hanya saja regulasi dan modelnya yang masih tahap penggarapan," tutup Bob.

Toyota menginvestasikan dana yang besar untuk mencetak SDM yang mumpuni di TIA. "Investasi kita di sini tidak tanggung-tanggung. Per-orang nya kalau diuangkan sekitar Rp 120 juta/bulan," papar Presdir TMMIN Warih Andang Tjahjono.



Memberikan pendidikan gratis kepada 32 siswa terpilih atau setara dengan investasi sekitar Rp 50 miliar/tahun, Toyota tidak merasa keberatan, karena mereka yakin bakal memupuk hasilnya di masa depan. "Memang return untuk pengembangan SDM tidak cepat tapi kita tidak khawatir karena yakin akan menumbuhkan hal positif dalam jangka panjangnya," papar Bob.

Fokusan utama dalam pengembangan ini, papar Bob selain mencetak tenaga ahli muda tapi juga meningkatkan efisiensi dalam produksi kendaraan di TMMIN. "Untuk saat ini 75% komponen kita dari luar dan miliki inefficency sekitar 30%an. Nah lulusan dari sini punya potensi besar untuk mengurangi hal itu," katanya.

Sejauh ini, lulusan pertama dari Toyota Indonesia Akademi (TIA) sudah terserap ke beberapa pabrik Toyota yakni 11 di pabrik Sunter dan sisanya di Karawang.

"Untuk lulusan tahun ini masih tahap plotting. Tapi beberapa akan kita tempatkan di UKM supplier atau binaan Toyota," tutup Bob. (ddn/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed