ADVERTISEMENT
Senin, 31 Agu 2015 16:28 WIB

Akhiri Perselisihan dengan VW, Suzuki Niat Beli Kembali Saham

Dini Afrianti Efendi - detikOto
Reuters/Mike Blake Reuters/Mike Blake
Tokyo - Untuk mengakhiri perselisihan dengan pabrikan Jerman, Volkswagen, Suzuki berniat membeli kembali saham 19,9 persen yang sebelumnya dijual kepada Volkswagen AG (VW). Keputusan itu diambil Suzuki, setelah pengadilan arbitrase internasiona menuntaskan perselisihan keduanya.

Sepeti diberitakan Reuters, Senin (31/8/2015), sebelumnya pada November 2011, Suzuki sempat mengajukan VW ke arbitrase internasional, setelah pihak VW menolak untuk menjual kembali saham di Suzuki yang sudah diakusisi pada Januari 2010 sebesar US$ 1,9 miliar. Nilai saham itu pada hari Jumat kemarin saham kini senilai sekitar US$ 3,8 miliar.

Kedua pabrikan tersebut, menyambut baik kejelasan hasil yang ditawarkan oleh Mahkamah Internasional Arbitrase, yang sebelumnya juga menampung laporan VW soal pelanggaran kerja sama oleh Suzuki.

"Saya dulu seperti keselek tenggorokan saya karena tulang kecil, sekarang saya merasa lega,” ujar Chairman Suzuki dan CEO Suzuki, Osamu Suzuki dalam jumpa pers.

Menurut Suzuki hal ini sudah diperkirakan dan tidak berdampak pada pendapatan setahun penuh. Namun di sisi lain, VW tidak mengetahui apakah hal ini bisa mempengaruhi profit mereka sampai mereka bisa mengoordinasikan penjualan saham Suzuki.

"Kami telah berkonsultasi dengan sebuah bank investasi dan akan dalam beberapa hari ke depan bank dan pengacara kami akan mengambil langkah selanjutnya,” ujar VW.

Salah satu pemilik saham Suzuki, Daniel Loeb sempat mendesak Suzuki untuk membatalkan pembelian kebambali saham tersebut, menurutnya produsen mobil Jepang tersebut, memiliki uang di tangan dan harus menghindari pengeluaran ekuitas yang dapat merugikan pamegang saham yang ada.

Sebelumnya Loeb sempat membuat saham Suzuki melonjak di awal bulan ini setelah perusahaan milik Loeb, Third Point LLC memutuskan untuk membeli sebagian saham Suzuki.

Dalam panggilan telepon dengan media Jepang, Loeb mengatakan harus Suzuki harus membeli saham dari pabrikan raksasa Jerman tersebut dengan harga yang tidak terlampau jauh dari harga saham saat ini.

Namun, suzuki mengatakan, mereka akan membeli saham tersebut dengan harga yang wajar, tetapi belum ada harga yang diputuskan.

Kedua pabrikan tersebut sempat sepakat untuk bekerja sama pada Desember 2009, adapun kerja samanya meliputi pengalihan teknologi seperti mobil hybrid dan mobil listrik yang ramai dikembangkan di negara- negara berkembang.

Namun, yang terjadi hubungan antara keduanya memburuk, dikarenakan Suzuki menuduh VW ingkar janji berbagi dalam teknologi hybrid.

Sebaliknya VW, merasa keberatan dengan Suzuki yang memutuskan membeli mesin diesel dari Fiat ketimbang pada VW.

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com