ADVERTISEMENT
Rabu, 22 Apr 2015 14:47 WIB

Toyota Hilux Terbaru Pakai Mesin Baru dan Rem Otomatis

- detikOto
dok.Themotorreport dok.Themotorreport
Jakarta - Setelah bocoran informasi kedatangangannya bermunculan di dunia maya, kini sejumlah foto sesi uji informasi sepefisikasi pikap double cabin Toyota Hilux terbaru kembali menyeruak. Dari informasi itu diketahui pikap andalan Toyota itu mengusung mesin baru dan fitur baru rem otomatis.

Seperti dilaporkan Car Advice, Rabu (22/4/2015), generasi Hilux yang saat ini beredar di pasaran bermesin bensin 2.700 cc empat silinder, mesin bensin 4.000 cc enam silinder, dan mesin diesel 2.700 cc empat silinder turbocharger. Semua varian itu dilengkapi transmisi otomatis lima percepatan dan manual lima percepatan.

Kini, tiga mesin baru bakal menyisihkan mesin lawas itu. Ketiganya adalah 1GD-FTV VN – mesin diesel 2,800 cc empat silinder turbocharger intercooler. Tenaga yang disemburkan mencapai 132 kW dan torsi 450 Nm pada 1.600 – 2.400 rpm saat dikawinkan dengan transmisi otomatis enam percepatan.

Jika menggunakan transmisi manual enam percepatan, torsi turun menjadi 420 Nm pada 1.600 – 2.600 rpm.

Varian mesin kedua, 2GD-FTV VN , mesin diesel 2.400 cc empat silinder turbocharger intercooler yang bertenaga 125 kW dan torsi 400 Nm pada 1.600 – 2.400 rpm jika menggunakan transmisi otomatis enam tingkat percepatan. Namun jika menggunakan transmisi manual lima tingkat percepatan torsi turun menjadi 343 Nm pada 1.400 – 3.400 rpm.

Varian mesin ketiga adalah, 2TR-FE , mesin bensin natural aspirated 2.700 cc empat silinder yang bertenaga 116 kW dan torsi 240 Nm pada 3.800 rpm. Namun, belum ada informasi soal transmisi.

Karena tenaga yang tak berubah dibanding generasi lawas, kemungkinan besar transmisi juga masih menggunakan transmisi yang dipakai model lama. Transmisi itu adalah, manual lima tingkat percepatan dan otomatis empat tingkat percepatan.

Menariknya, seperti yang terlihat dari foto hasil jepretan jurufoto mata-mata menunjukan, Toyota tengah menguji pengereman mobil tersebut. Jika dicermati, mobil itu menggunakan Automotic Emergency Brake (AEB) atau rem otomatis.

Sistem kerja AEB berbasis pada data yang terekam kamera dan sensor yang mendeteksi obyek yang bergerak di sekitar mobil. Sistem akan memberintakan pengereman otomatis jika terdapat potensi menabrak.










(arf/arf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com