ADVERTISEMENT
Selasa, 17 Mar 2015 13:43 WIB

Hore, Mobil Terbang Mulai Dijual 2 Tahun Lagi

- detikOto
Bratislava - Di masa yang akan datang, teknologi pada industri otomotif akan terus berkembang. Selain mobil tanpa sopor atau otonom, akan hadir pula teknologi mobil terbang. Teknologi itu bukan isapan jempol belaka, sebab, dalam beberapa tahun kedepan akan menjadi kenyataan.

Dilansir laman Autoevolution, Selasa (17/3/2015) produsen otomotif asal Slovakia yang memproduksi mobil terbang menargetkan akan mulai memasarkan mobil terbangnya itu pada tahun 2017 mendatang.

CEO perusahaan otomotif Slovakia, AeroMobil Juraj Vaculik baru-baru ini menyatakan, bahwa pihaknya berencana untuk mulai memproduksi secara komersial mobil terbang pada tahun 2017 mendatang.

googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/oto/parallax_detail', 'div-gpt-ad-1558277787290-0').addService(googletag.pubads());
Mobil terbang yang tengah dikembangkan AeroMobil adalah model 3.0. Mobil yang masih berstatus konsep itu berbentuk setengah mobil, setengahnya lagi pesawat dan dibuat menggunakan material komposit yang digunakan pada bagian bodi, sayap dan roda.

Tujuan dibuatnya prototipe itu adalah untuk mendapatkan sertifikasi agar layak digunakan di wilayah Eropa dan di Uni Eropa.

Mobil terbang itu hanya berbobot 400 kg saja dan sekali terbang bisa mencapai 700 km. Artinya mobil bisa dipakai terbang dari Jakarta menuju Surabaya.

Penemu mobil terbang AeroMobil Juraj Vuculik mengatakan mimpi mobil terbangnya hampir menjadi kenyataan.

"Rencana kami, yang optimistis adalah antara tahun 2016-2017, produksi pertama mobil terbang akan dikirimkan kepada konsumen," ujarnya seperti dilansir Reuters.

Saat ini, yang harus dilakukan perusahaan adalah melakukan pengetesan, pengetesan dan pengetesan. "Untuk memastikan AeroMobil memenuhi peraturan dan laik terbang, ujarnya.

Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah mengurangi panjang landasan yang dibutuhkan kendaraan untuk terbang. Saat ini mobil membutuhkan landasan sejauh 200 meter agar bisa terbang. Jarak yang jarang bisa ditemui di kawasan urban.

Dari sisi bodi, mobil ini memiliki sayap yang bisa terentang sampai 8 meter setiap kali terbang. Mobil hanya membutuhkan 7,5 liter untuk setiap 100 km.

(ady/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com