ADVERTISEMENT
Selasa, 09 Sep 2014 13:10 WIB

Mobil-mobil Para Pembantu Presiden

- detikOto
Jakarta - Pemerintahan SBY berbelanja mobil Mercy untuk para menteri kabinet Jokowi. Ini adalah merek baru setelah sebelumnya presiden-presiden era Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki gaya sendiri dalam menentukan jenis mobil dinas pilihannya. Merek Amerika, Eropa hingga Asia pernah menjadi langganan kabinet pemerintahan RI.

Berikut jenis mobil dinas yang digunakan para pembantu presiden sejak awal kemerdekaan hingga sekarang:

Dodge Dart di Era Soekarno

googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/oto/parallax_detail', 'div-gpt-ad-1558277787290-0').addService(googletag.pubads());
Pada masa pemerintahan Soekarno, para menteri difasilitasi mobil dinas buatan Amerika Serikat jenis Dodge Dart 63 dengan mesin berkapasitas minimal 2.800 cc. Pejabat yang menggunakan mobil ini adalah golongan menteri, perdana menteri dan wakil perdana menteri.

Pada tahun 1960-1976 divisi Dodge Chrysler Cooporation mempoduksi Dart. Awalnya Dart diperkenalkan sebagai kendaraan berharga murah. Pada 1960 Dart diproduksi dengan ukuran lebih pendek dan terus dikembangkan hingga menjadi mobil berukuran kompak pada tahun 1963-1976.

Soeharto Pilih Volvo

Presiden terlama Indonesia, Soeharto, memilih mobil buatan Swedia, Volvo, untuk tunggangan para menterinya. Sejak 1978, para pembantu presiden ini bisa menikmati mobil Volvo seri 264 GL untuk menunjang kinerja di pemerintahannya. Volvo jenis ini memiliki kesan eksklusif dan mewah, tampilannya klasik dan elegan. Seri ini merupakan pengembangan dari 264 DL yang didesain Jan Wilsgaard.

Selain menjadi pilihan Presiden Soeharto, mobil berkapasitas mesin 2.800 cc itu juga tercatat sebagai mobil terlaris pada 1975-1982.

Habibie, Gus Dur, Megawati Setia pada Volvo

Kejayaan Volvo terus berlanjut hingga tiga pemerintahaan pasca Soeharto. Mobil jenis ini bertahan menjadi tunggangan para menteri di era pemerintahan BJ Habibie, Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri.

Pada masa krisis ekonomi yang melanda Indonesia saat itu, Volvo 960 dipilih menjadi kendaraan dinas para menteri. Mobil Volvo 960 ini merupakan mobil bekas peserta Konferensi Tingkat Tinggi APEC tahun 1992. Kala itu, Soeharto memborong mobil yang digunakan untuk menyambut para pemimpin dari sejumlah negara.

SBY Kepincut Toyota

Di pemerintahan SBY, kejayaan Volvo digantikan oleh mobil buatan Jepang, Toyota Camry. Para menteri dan pejabat setingkat menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid I mendapat fasilitas mobil jenis ini.

Toyota Camry yang berkapasitas 3.000 cc ini awalnya merupakan kendaraan yang disiapkan untuk para delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika tahun 2005. Setelah acara selesai, mobil bekas ini dimanfaatkan untuk kendaraan pejabat.

Penggunaan Toyota terus berlanjut hingga Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di era SBY. Namun serinya berbeda. Kali ini para menteri mendapat fasilitas lebih mewah yakni Toyota Crown Royal Saloon berkapasitas mesin 4.300 cc menurut data ICW pada 2009 seharga Rp 1,2 miliar per unit.

(slm/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com