ADVERTISEMENT
Kamis, 04 Sep 2014 10:16 WIB

Inovasi

Ban Bekas Didaur Ulang Jadi Baterai Mobil

- detikOto
Washington - Ban-ban bekas sering didaur ulang menjadi peralatan rumah tangga atau menjadi bahan baku untuk barang lainnya. Tetapi tahukah Anda, ban bekas ternyata bisa diubah menjadi komponen baterai untuk mobil lho.

Inovasi ini ditemukan oleh para peneliti dari Departemen Energi AS yang bekerja di laboratorium nasional Oak Ridge.

Para peneliti ini berhasil mendapatkan lagi karbon hitam dari ban-ban bekas dan menggunakan karbon hitam itu untuk dipakai sebagai anoda pada baterai ion lithium.

googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/oto/parallax_detail', 'div-gpt-ad-1558277787290-0').addService(googletag.pubads());
Karbon hitam memang merupakan salah satu bahan pembuat ban selain karet. Karbon hitam selain membuat warna ban menjadi hitam juga berperan memperkuat ketahanan ban.

Nah karbon hitam dari ban bekas ini membuat baterai lithium menjadi lebih kuat sehingga mobil listrik bisa lebih jauh berlari.

Lalu bagaimana prosesnya ya? Jadi awalnya ban didaur ulang dengan menggunakan proses pirolisis yang dikombinasi dengan bahan organik agar menghilangkan oksigen yang terdapat pada ban bekas. Sehingga bisa mendapatkan dan bahan material karbon hitam pyrolytic dari karet ban bekas.



Sumber Oak Ridge

Hasilnya karbon hitam dari ban bekas ini memiliki fungsi seperti grafit yang biasa digunakan dalam anoda sebuah baterai lithium ion.

Dan ketika baterai lithium-ion dengan salah satu anoda karbon hitam diuji di laboratorium. Ditemukan kapasitas energi baterai lithium ion dengan karbon hitam dari ban bekas didapat lebih tinggi daripada baterai yang sama dengan anoda grafit biasa.

Ternyata hal ini terjadi karena kualitas struktur karbon hitam yang lebih baik, dibandingkan dengan grafit untuk yang sudah dimiliki oleh baterai lithium ion saat ini.

(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com