Kamis, 26 Apr 2018 07:21 WIB

Inden Xpander Lama, Mitsubishi Minta Maaf ke Masyarakat RI

Ruly Kurniawan - detikOto
Mitsubishi Xpander saat akan diekspor. Foto: Rengga Sancaya Mitsubishi Xpander saat akan diekspor. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Telah berupaya untuk menambah produksinya, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia (MMKSI) mengaku masih kewalahan untuk menyelesaikan tumpukan pemesanan Mitsubishi Xpander di dalam negeri. Para calon pemilik MPV berlogo berlian tersebut harus rela menunggu tiga sampai empat bulan untuk benar-benar bisa menikmati mobil. Oleh karena itu, pihak Mitsubishi meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.

Hal tersebut keluar dari mulut Chief Executive Officer PT Mitsubishi Motors Corporation Osamu Masuko saat memberi keterangan kepada awak media di kawasan Indonesian Port Corporation (IPC), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (25/4/2018). Dalam upaya agar masyarakat Indonesia makin tidak kecewa, pabrik perakitan Xpander di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat akan ditambah.


"Animo masyarakat terhadap Xpander sangat melebihi ekspektasi kami. Kami berterimakasih kepada masyarakat Indonesia, sekaligus meminta maaf karena sudah menunggu lama," paparnya.

"Dari awal peluncuran, kami mencatat lebih dari 66.000 konsumen Indonesia sudah memesan Mitsubishi Xpander. Ini sangat luar biasa," tambah Masuko.

Tidak ingin membuat para pecintanya makin menunggu lama, pabrik perakitan Xpander di pertengahan tahun ini akan ditambah. Semula yang tadinya hanya bisa membuat 8.000 unit tiap bulannya, nanti Xpander bisa dibuat sebanyak 10.000 unit per satu bulan.


"Pertengahan tahun nanti, yaitu bulan Juli kami akan menambah kapasitas produksi untuk Xpander menjadi 10.000/bulan. Dengan hal ini semoga tahun depan sudah tidak ada yang inden lagi," papar Masuko.

Langkah tersebut tidak gratis bagi MMKSI. Mereka harus mengeluarkan kocek lebih dari Rp 1 miliar lagi. "Semoga hasil positif bisa diraih," tutupnya. (ruk/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed