Selasa, 16 Jan 2018 07:18 WIB

Club Ferrari Indonesia: Yang Nunggak Bayar Pajak Sedikit

Muhammad Idris - detikOto
Foto: Ferrari Jakarta Foto: Ferrari Jakarta
Jakarta - Mobil mewah seharga miliaran rupiah akhir-akhir ini tengah jadi polemik. Ini setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan sebanyak 1.293 mobil mewah yang menunggak pajak.

Rinciannya kendaraan yang menunggak per Desember 2017 adalah kendaraan pribadi sebanyak 744 kendaraan dengan tunggakan sebesar Rp 26,1 miliar, dan atas nama perusahaan dan badan mencapai Rp 18,8 miliar.

Namun begitu, menurut Ketua Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI), Hanan Supangkat, menyebut pemilik Ferrari yang menunggak pajak sebenarnya relatif sangat sedikit.

"Populasi mobil Ferrari di Indonesia ada sekitar 400, yang masuk FOCI ada 100 mobil. Di anggota kita hanya sekitar 1 sampai 2 mobil saja yang belum bayar pajak," ungkap Hanan kepada detikOto.

Diungkapkannya, dari jumlah 1.293 mobil mewah yang menunggak pajak dengan tunggakan mencapai Rp 44,9 miliar, hanya ada 24 mobil Ferrari yang belum membayar pajak dengan tunggakan Rp 1,8 miliar.

"Jadi ya enggak perlu dibuka-buka ke publik. Kita juga warga negara yang taat pajak, sama-sama menggunakan jalan. Akan lebih baik diinformasikan secara persuasi atau dikirimi surat," kata Hanan.

Lanjut dia, pemilik yang belum melunasi pajak mobilnya juga belum tentu tidak taat pajak. "Dan belum bayar juga bukan karena tidak taat pajak. Menurut saya, kadang ada pemiliknya masih sibuk di luar negeri, dan sebagainya. Ada juga teman saya sudah bayar pajak, tapi belum terupdate datanya," tandas Hanan.

(idr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed