Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Sabtu 13 Januari 2018, 07:47 WIB

Habis Metromini, Terbitlah Minitrans

Muhammad Idris - detikOto
Habis Metromini, Terbitlah Minitrans Habis Metromini, Terbitlah Minitrans Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Sejalan dengan program Pemprov DKI Jakarta untuk meremajakan transportasi publik, kendaraan kendaraan umum yang sudah habis batas usianya tak lagi diperpanjang. Metromini salah satunya.

Baca: Bukan Cuma Metromini, Bus Butut Lain Juga Bakal Diremajakan

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan Minitras sebagai bus pengganti Metromini. Minitrans, selaku transportasi umum hasil revitalisasi Metromini akan berfungsi menjadi feeder sedangkan Metrotrans yang ukurannya lebih besar, akan menjadi bus kota seperti TransJakarta namun dapat berhenti di jalur non koridor.

Baca juga: Nasib Metromini Setelah 2018: Dihancurkan atau Jadi Besi Rongsok

Kadishub DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan selain dioperasikan oleh PT Trans Jakarta, sebagian Minitrans juga dimiliki oleh sejumlah pemilik Metromini yang tergabung dalam Trans Swadaya.

"Ya modelnya (pengganti Metromini) kayak Minitrans. Ada yang dimiliki Trans Jakarta, sebagian punya pemilik Metromini," ujar Andri kepada detikOto.

Dari tampilan luar, dengan memasang fitur yang telah disematkan di tubuh TransJakarta, kedua bus yang akan menggantikan Metromini Cs ini lebih modern. Jeroannya jauh lebih wah daripada transportasi kita pada umumnya.

Baca: Ini Alasan Metromini Banyak yang Belum Ganti Baju Baru

Melihat fungsinya yang menjadi perantara antara jalur non koridor dan halte TransJakarta, Minitrans memiliki tubuh mungil dibanding Metrotrans. Di dalamnya, ada 17 kursi yang dapat digunakan oleh penumpang. Sehingga Minitrans memiliki kapasitas hingga 30 penumpang dalam perutnya.

Sedangkan Metrotrans, ia memiliki tubuh yang lebih panjang dan besar sehingga memiliki sekitar 42 kursi. Kapasitas totalnya pun mampu mengangkut penumpang hingga tiga kali lipat dari Minitrans.

Lebih jauh, Minitrans juga dilengkapi dengan AC, kursi yang lebih nyaman, dan pembayaran elektronik (tap in), serta tombol stop untuk tanda pengingat ke drivernya.

Baca: 2018, Metromini Tinggal Kenangan

Sedangkan Metrotrans, sudah memiliki fitur yang sama dengan bus kota seperti luar Negri. Selain AC, pembayaran elektronik, dan tombol stop, bus bisa dibuat rendah dengan tombol menurunkan suspensinya sehingga memudahkan penumpang untuk naik.

Buat otolovers yang juga warga Jakarta, mungkin sesekali sudah melihat atau bahkan sudah pernah mencoba menggunakan Minitrans dan Metrotrans berseliweran di jalanan Jakarta. (idr/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed