Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Selasa 21 Mar 2017, 09:04 WIB

Mobil Presiden Amerika Juga Pernah Ngadat

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Mobil Presiden Amerika Juga Pernah Ngadat Foto: Reuters
Jakarta - Namanya mesin mobil meski sering dirawat masih ada kemungkinan mengalami kerusakan. Bahkan untuk sekelas mobil presiden.

Mobil Presiden Joko Widodo, Mercedes-Benz S-Class tepatnya tipe S600 Guard dilaporkan mogok saat dipakai dalam kunjungan kerja di Kalimantan Barat.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Bey mengatakan, peristiwa mogok itu terjadi usai Presiden Jokowi meresmikan PLTG Mempawah, Kalimantan Barat, pada hari Sabtu, 18 Maret 2017 dan hendak menuju ke kawasan Kubu Raya untuk makan siang.

Mobil Presiden Amerika Juga Pernah NgadatFoto: dok. Biro Pers Setpres


Rupanya ini bukan kali pertama mobil tersebut mogok. Sebelumnya saat Jokowi melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur pada tahun lalu mobil kepresidenan juga mogok.

Ketika itu Jokowi usai melakukan rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (19/9/2016). Jokowi kemudian hendak menuju Lanud Iswahyudi yang terletak di Kabupaten Magetan. Rupanya dalam perjalanan menuju lanud, mobil Jokowi mengalami kendala dan mogok.

Namun jika melihat, bukan Joko Widodo saja yang mobilnya sempat mogok. Bahkan mobil Presiden Amerika Serikat pun pernah ngadat.

Hal itu terjadi di 2013 lalu, Presiden Amerika saat itu Barack Obama tengah mengunjungi Israel. Mobil Cadillac One yang disapa The Beast itu tiba-tiba mogok begitu saja.

Rupanya seperti dilansir CNN, mobil salah diisi BBM-nya. Mobil yang seharusnya diisi BBM diesel malah diisi dengan bensin. Ya wajar saja hingga akhirnya mogok.

Untung saja Obama saat itu membawa The Beast dalam jumlah banyak, sehingga kalau 1 mogok dia bisa memakai yang lain.

Limo Obama yang saat ini juga dipakai oleh Donald Trump didesain dari Cadillac yang memiliki bobot 8 ton. Mobil memiliki lapisan baja dan kaca antipeluru. Pintu dan jendelanya bisa tertutup secara otomatis kalau ada serangan gas.

Suspensinya pun dirancang khusus untuk menyerap ledakan bom atau granat. (ddn/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed