BYD melalui merek premiumnya, Yangwang, telah melakukan pengujian terhadap baterai mobil listrik U7. Nah, setelah digeber sejauh 30 ribu km, battery health-nya berkurang berapa persen?
Disitat dari Carnewschina, Kamis (27/8), BYD Yangwang U7 menuntaskan perjalanan 30 ribu km dalam waktu 8 hari dan 19 jam. Menariknya, kesehatan baterai mobil tersebut masih tersisa 98,7 persen atau hanya berkurang 1,3 persen!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengujian dilakukan di Nanning, China, dengan suhu rata-rata lebih dari 36 derajat celsius dan kelembapan mencapai 80 persen. Sementara AC atau pendingin kabinnya terus dinyalakan di kisaran 24 derajat celcius. Selama pengujian, baterai U7 menjalani lebih dari 350 kali flash charging atau pengisian cepat.
General Manager Yangwang Hu Xiaoqing mengatakan mobil yang digunakan dalam pengujian merupakan unit produksi standar yang dipilih secara acak dari diler. Mobil tersebut bukan prototipe, unit khusus, maupun kendaraan yang sudah dimodifikasi.
Sebelum diluncurkan, BYD juga mengerahkan 758 unit Yangwang U7 untuk pengujian. Total jarak yang ditempuh seluruh kendaraan tersebut mencapai 10,49 juta km.
Hasil tersebut menjadi menarik karena China sedang memperketat standar uji ketahanan EV. Aturan baru yang akan berlaku mulai 2027 mengharuskan mobil listrik menjalani pengujian reliabilitas sedikitnya 30 ribu km.
Mobil listrik BYD Yangwang U7 diuji ketahanan baterai di China. Foto: Dok. MIIT China |
Yangwang U7 sendiri merupakan salah satu model paling mewah BYD dan menjadi mobil pertama yang menggunakan Blade Battery 2.0. Di China, sedan listrik tersebut dibanderol mulai Rp 1,6 miliaran.
Meski begitu, penjualan Yangwang masih tergolong kecil. Pada Juli 2026, merek premium BYD tersebut hanya terpesan 485 unit.











































