Selain Ioniq 3, Hyundai Bakal Bawa Mobil Listrik 7-Seater ke GIIAS 2026

Selain Ioniq 3, Hyundai Bakal Bawa Mobil Listrik 7-Seater ke GIIAS 2026

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 03 Jul 2026 10:45 WIB
Hyundai siap bawa mobil listrik 7-seater ke GIIAS 2026
Hyundai siap bawa mobil listrik 7-seater ke GIIAS 2026. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memastikan tidak hanya akan menghadirkan Ioniq 3 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal Korea Selatan itu juga bakal memperkenalkan mobil listrik baru berkapasitas tujuh penumpang atau 7-seater.

Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fransiscus Soerjopranoto mengungkapkan, peluncuran mobil listrik 7-seater tersebut menjadi salah satu agenda utama Hyundai di GIIAS 2026.

"Hari ini juga saya sampaikan bahwa nanti di GIIAS (2026) kita akan open satu produk baru kita EV (mobil listrik) seven seater," kata Fransiscus kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Frans belum mengungkapkan identitas mobil listrik tersebut. Namun, kehadiran model anyar ini menunjukkan Hyundai terus memperluas lini kendaraan listriknya di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Menurut Frans, Hyundai memahami bahwa pasar otomotif Indonesia masih didominasi kendaraan keluarga berkapasitas tujuh penumpang. Karena itu Hyundai melihat segmen tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam versi kendaraan listrik.

"Hyundai pastinya akan terus memperkenalkan produk-produk baru, apalagi Indonesia karakteristik customernya adalah 7-seater, family car. Tentu kita akan memperkenalkan EV yang 7-seater," tambahnya.

Lanjut Frans menambahkan, Hyundai merupakan salah satu pionir kendaraan listrik di Indonesia. Mereka lebih dulu menghadirkan mobil listrik murni sebelum banyak merek lain ikut meramaikan pasar.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir persaingan semakin ketat setelah banyak produsen asal China meluncurkan mobil listrik dengan berbagai pilihan model dan harga yang kompetitif.

Meski demikian, Frans menegaskan Hyundai tetap optimistis menghadapi kompetisi tersebut. Menurutnya, Hyundai memiliki pengalaman sebagai pelopor kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus terus berinovasi dengan menghadirkan produk-produk baru.

"Kalau kita lihat 2025-2024 dengan masuknya mobil-mobil Chinese EV seakan-akan Hyundai turun posisinya. Berkompetisi dengan kendaraan-kendaraan Chinese atau Chinese OEM. Tapi jangan lupa bahwa Hyundai itu adalah pemain awal atau first mover di dalam pasar listrik di Indonesia," kata dia.

Kehadiran mobil listrik tujuh penumpang di GIIAS 2026 diharapkan semakin menambah opsi buat konsumen Hyundai di pasar mobil listrik nasional. Selain menyasar konsumen yang membutuhkan mobil keluarga, langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi Hyundai untuk mempertahankan daya saing di tengah semakin banyaknya pilihan mobil listrik yang tersedia di Indonesia.



(lua/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads