Mengendarai mobil listrik untuk road trip ke Sumatera itu aman banget. Ini kami buktikan dalam program road trip menggunakan mobil listrik Aletra L8 dari Jakarta sampai Palembang.
detikOto melakukan program road trip ribuan kilometer menggunakan mobil listrik. Kali ini, mobil yang digunakan adalah Aletra L8, sebuah MPV listrik yang dirancang untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh.
Dalam road trip ini, detikOto melakukan perjalanan dari kantor di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, menuju Palembang, Sumatera Selatan. Tapi, sebelum tiba di Palembang, kami melakukan perjalanan beberapa hari untuk mengeksplorasi Provinsi Lampung. Total jarak yang kami tempuh selama road trip dan kembali lagi ke Jakarta mencapai 1.385 km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk melakukan road trip, apalagi dengan mobil listrik, kita harus mempersiapkan segala halnya dengan matang. Termasuk rencana perjalanan, memetakan lokasi SPKLU, hingga menyiapkan biaya yang diperlukan untuk perjalanan jauh ini.
Sebelum berangkat, kami sudah memetakan lokasi SPKLU di sepanjang perjalanan yang kami lewati. Di Tol Trans Sumatera dari Bakauheni sampai Palembang, sudah banyak SPKLU yang tersedia. Beberapa sudah support pengisian cepat alias fast charging.
Dari Jakarta, baterai sudah terisi penuh dan langsung kami gaspol ke Bandar Lampung. Pengecasan dilakukan di Bandar Lampung, tepatnya di SPKLU PLN UP3 Tanjung Karang, setelah mobil digunakan untuk menempuh jarak 220 km (berdasarkan data di trip meter). Ngecas dari 31 persen sampai 100 persen cuma butuh waktu 1 jam 10 menit menggunakan DC Charging CCS2 50 kW. Biayanya Rp 127 ribuan, termasuk pajak.
Keesokan harinya, mobil kami bawa keliling Lampung. Digunakan untuk eksplorasi Lampung sekitar 70,9 km dengan durasi mengemudi 4 jam (sesuai data MID), baterai tersisa 78 persen. Aletra L8 langsung kami cas kembali di SPKLU yang sama di PLN UP3 Tanjung Karang setelah aktivitas seharian mengeksplorasi Lampung. Kami cas sampai 95 persen dengan daya yang masuk 14 kWh selama 31 menit. Biayanya cuma Rp 35.503.
Lanjut di hari ketiga, mobil Aletra L8 kami bawa dalam perjalanan dari Bandar Lampung ke Way Kambas, dan langsung lanjut ke Palembang. Dari kondisi baterai 95 persen dan digunakan ke Way Kambas langsung ke Palembang, kami baru ngecas di SPKLU Rest Area 234 A Tol Bakauheni-Kayu Agung. Baterai tersisa 14 persen dan kami cas sampai 91 persen. Masuk daya sebesar 55,6 kWh dengan durasi pengecasan 1 jam 15 menit menggunakan DC Charging CCS 50 kW.
Setibanya di Palembang, pada pagi hari keempat, Aletra L8 kami bawa ke SPKLU PLN S2JB Demang untuk dicas lagi. Sisa baterai sebelum dicolok adalah 43 persen dan kami cas sampai 95 persen. Sebenarnya di SPKLU itu ada SPKLU dengan daya 100 kW, tapi kebetulan yang kosong adalah yang 60 kW. Jadi, untuk mengisi daya dari 43 persen ke 95 persen butuh waktu 45 menit. Dengan baterai 95 persen itu, sangat cukup untuk mengeksplorasi Kota Palembang selama dua hari.
Aletra L8 Foto: Sunandi Mimo/detikcom |
Mobil ini baru kami cas lagi di malam hari kelima dan menjadi bekal untuk kembali ke Jakarta. Kami ngecas lagi di SPKLU LN S2JB Demang, tapi kali ini dapat SPKLU dengan daya 100 kW. Sebelum dicas, baterai mobil tersisa 48 persen setelah digunakan eksplorasi Palembang selama dua hari. Kami cas sampai 99 persen dengan biaya Rp 93.886, masuk daya sebesar 34,6 kWh. Pengisian ini cuma butuh waktu 44 menit.
Di hari keenam atau hari kami kembali ke Jakarta, perjalanan full tol dari Palembang sampai Pelabuhan Bakauheni dan dari Pelabuhan Merak sampai Jakarta. Dari Palembang, titik pertama kami ngecas lagi adalah di SPKLU Rest Area KM 116 B Lampung Tengah arah Bakauheni. Tapi itu cuma ngecas sebentar dari kondisi baterai 8 persen sampai 60 persen, mengingat kami harus mengejar jadwal kapal ferry yang sudah kami pesan. Pengecasan di Rest Area Km 116 B menggunakan SPKLU CCS2 50 kW itu menghabiskan waktu 46 menit dengan daya yang masuk sebesar 35,8 kWh dan biaya Rp 95.472.
Setelah menyeberang, setibanya di Pelabuhan Merak, mobil ini kami cas di SPKLU Pelabuhan Merak, pengecasan terakhir sebelum tiba di Jakarta. Di SPKLU Pelabuhan Merak, mobil ini kami cas sampai 91 persen dengan SPKLU DC CCS2 100 kW. Masuk daya sebesar 38,1 kWh dengan durasi pengecasan cuma 34 menit. Biayanya sebesar Rp 98.808.
Sebagai catatan, Aletra L8 menggunakan baterai berkapasitas 64,74 kWh dan sudah mendukung pengisian cepat hingga 84 kW. Jadi, untuk ngecas sampai penuh cuma butuh waktu maksimal 1 jam-an.
Berikut kami rinci biaya dan durasi charging saat road trip menggunakan mobil listrik Aletra L8 dari Jakarta ke Palembang dan kembali ke Jakarta:
- Charging 1 di PLN UP3 Tanjung Karang: Rp 127.090 (47,704 kWh), durasi ngecas 1 jam 10 menit dengan CCS2 50 kW
- Charging 2 di PLN UP3 Tanjung Karang: Rp 35.503 (14,0 kWh), durasi ngecas 31 menit dengan CCS2 50 kW
- Charging 3 di SPKLU Rest Area KM 234 A Tol Bakauheni-Kayu Agung: Rp 151.070 (55,6 kWh), durasi ngecas 1 jam 15 menit dengan CCS2 50 kW
- Charging 4 SPKLU PLN S2JB Demang: Rp 99.584 (36,7 kWh), durasi ngecas 45 menit dengan CCS2 60 kW
- Charging 5: SPKLU PLN S2JB Demang: Rp 93.886 (34,6 kWh), durasi ngecas 44 menit dengan DC CCS2 100 kW
- Charging 6: SPKLU Rest Area KM 116B Lampung Tengah arah Bakauheni: Rp 95.472 (35,8 kWh), durasi ngecas 46 menit dengan CCS2 50 kW
- Charging 7: SPKLU Pelabuhan Merak: Rp 98.808 (38,1 kWh), durasi ngecas 34 menit dengan CCS2 100 kW
Total biaya charging Jakarta-Palembang PP: Rp 701.413 untuk total jarak tempuh 1.385 km. Durasi sekali ngecas tak sampai 1,5 jam. Sambil menunggu mobil dicas, waktunya cukup untuk kita beristirahat, makan dan ibadah.
(rgr/din)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB