Dari Karawang untuk Dunia, Isuzu Ekspor Truk ke 25 Negara

Dari Karawang untuk Dunia, Isuzu Ekspor Truk ke 25 Negara

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 21 Jul 2026 09:34 WIB
Pabrik Isuzu Karawang Produksi 300 Ribu Kendaraan
Pabrik Isuzu di Karawang. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menegaskan peran Indonesia sebagai basis produksi kendaraan komersial berstandar global. Dalam satu dekade sejak mulai beroperasi pada 2015, Isuzu Karawang Plant (IKP) di Karawang, Jawa Barat, berhasil mencatatkan produksi 300.000 unit kendaraan. Tak hanya buat kebutuhan pasar domestik, pabrik tersebut juga menjadi pusat ekspor kendaraan komersial Isuzu ke 25 negara.

Presiden Direktur IAMI, Masayasu Hideshima, menyebut pencapaian itu jadi tonggak penting dalam perjalanan Isuzu di Indonesia sekaligus menunjukkan kemampuan industri manufaktur nasional yang mampu bersaing di pasar global.

"Pencapaian produksi 300.000 unit di Isuzu Karawang Plant merupakan tonggak penting dalam perjalanan PT Isuzu Astra Motor Indonesia. Sejak mulai beroperasi pada tahun 2015, pabrik ini telah berkembang menjadi fasilitas manufaktur berstandar global yang menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus bagian penting dari jaringan produksi Isuzu dunia," ujar Hideshima di Karawang, Senin (20/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keberhasilan itu juga jadi bukti konsistensi Isuzu sebagai spesialis kendaraan niaga. Selain memenuhi kebutuhan transportasi di berbagai sektor usaha di Indonesia, aktivitas produksi Isuzu turut berkontribusi terhadap pertumbuhan industri otomotif nasional melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), penyerapan tenaga kerja, penerimaan pajak, hingga perolehan devisa dari ekspor.

ADVERTISEMENT

Saat ini, Isuzu Karawang Plant memproduksi sejumlah model kendaraan komersial, yakni Isuzu Traga, Isuzu ELF, dan Isuzu GIGA. Selain itu, fasilitas ini juga memproduksi kendaraan UD Trucks, yaitu UD Quester dan UD Kuzer, untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Komitmen Isuzu terhadap industri lokal juga tercermin dari tingginya kandungan komponen dalam negeri. Saat ini, TKDN Isuzu Traga diklaim telah mencapai 46,45 persen, disusul Isuzu GIGA sebesar 38,07 persen, dan Isuzu ELF 33,04 persen.

Tingginya penggunaan komponen lokal tersebut memberikan efek berganda bagi perekonomian. Isuzu Karawang Plant kini mempekerjakan 884 karyawan dan keterlibatan vendor lokal juga mendorong transfer teknologi sehingga industri komponen nasional mampu memenuhi standar kualitas global Isuzu.

Selain menjadi basis produksi untuk pasar Indonesia, Isuzu Karawang Plant juga berperan sebagai pusat ekspor kendaraan komersial. Sejak memulai ekspor tahun 2019, kendaraan buatan Isuzu Karawang telah dikirim ke 25 negara, di antaranya Jepang, Afrika Selatan, Filipina, dan Panama.

Menurut Hideshima, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dealer, pemasok, hingga pelanggan yang selama ini mempercayai produk Isuzu.

"Kepercayaan pelanggan, dukungan pemerintah, para pemasok, dealer, serta dedikasi seluruh karyawan jadi pondasi utama yang memungkinkan kami mencapai pencapaian ini. Kami akan terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing manufaktur nasional, memperbesar kontribusi ekspor, serta menghadirkan kendaraan komersial yang mampu menjadi mitra bisnis terbaik bagi pelanggan di Indonesia maupun pasar global," tukas Hideshima.

Ke depan, Isuzu berkomitmen terus meningkatkan kualitas produksinya untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. Isuzu juga akan menghadirkan kendaraan komersial yang semakin ramah lingkungan guna memenuhi regulasi emisi yang terus berkembang di berbagai negara, sekaligus memperkuat posisi Isuzu Karawang Plant sebagai salah satu fasilitas manufaktur kelas dunia milik Isuzu Group.



(lua/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads